Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65, Selasa 21 Juli 2026. Perayaan ini mengusung tema "Bersama IKWI Kita Lestarikan Adat dan Budaya Daerah Indonesia".
Kegiatan berlangsung di ruang Prof. Dr. Djajusman Auditorium & Performance Hall, LSPR Institute of Communication and Business, Sudirman Park Campus, Jakarta.
Hadir dalam kesempatan yang berbahagia ini yaitu Pembina IKWI yang juga Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Atal S. Depari, dan Sekjend PWI Pusat Slamet Marthen.
Hadir pula pasangan suami istri Kemal Gani--anggota Dewan Penasehat IKWI Pusat, dan Prita Kemal Gani, Penasehat Kehormatan IKWI Pusat dan Founder and CEO LSPR Institute of Communication and Business
Ketua Umum IKWI Indah Kirana menyampaikan 65 tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Ini menunjukkan pembuktian atas keteguhan, adaptasi, dan warisan yang mendalam.
Angka ini menandai pergantian generasi yang nilai-nilai utama telah diuji oleh berbagai perubahan zaman dan tetap bertahan kokoh.
Ia menuturkan, IKWI tidak hanya menjadi organisasi yang mendampingi keluarga insan pers. Organisasi ini juga berkontribusi dalam pendidikan keluarga, pemberdayaan perempuan, kegiatan sosial, pelestarian budaya, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.
"Di usia yang semakin matang ini, IKWI harus terus bergerak mengikuti perkembangan zaman," tegasnya.
Menurutnya, organisasi yang kuat bukanlah organisasi yang bertahan pada kebiasaan lama, melainkan organisasi yang mampu beradaptasi terhadap perubahan tanpa kehilangan jati dirinya.
Ia juga mengingatkan kepada anggota bahwa di usia yang ke-65, IKWI harus terus bertransformasi menjadi organisasi yang adaptif, berwawasan, dan memiliki skill yang bermanfaat, baik untuk mendukung profesi suami di bidang jurnalistik maupun dalam berkontribusi bagi masyarakat luas.
Sebagai Ketua Umum, ia menyampaikan beberapa harapan:
• IKWI semakin solid, rukun, dan menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh anggotanya
• IKWI semakin relevan dengan perkembangan zaman melalui peningkatan literasi digital, literasi keuangan, kesehatan keluarga, dan literasi energi.
• IKWI terus bersinergi dengan PWI dan berbagai pihak untuk mendukung kehidupan pers yang sehat serta keluarga wartawan yang sejahtera.
• IKWI semakin aktif dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan perempuan sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.
• IKWI mampu melahirkan kader-kader muda yang kreatif, inovatif, dan mencintai organisasi.
• IKWI tetap menjadi penjaga nilai-nilai budaya, etika, dan persatuan bangsa.
Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir, yang juga Ketua Dewan Pembina IKWI, memberikan arahan kepada IKWI untuk terus menjaga dan merawat nilai-nilai perjuangan sebagaimana "DNA" yang ada di dalam tubuh PWI.
"Saya juga mengingatkan IKWI untuk menjaga suaminya menjadi wartawan profesional. Kerja wartawan serba tidak pasti. Pulangnya tidak jelas, berangkatnya tidak jelas, tidurnya tidak teratur, kadang-kadang gajinya juga tidak teratur," ungkapnya.
"Meski demikian, bersyukurlah. Tetap dorong suami menjadi wartawan yang profesional. Jangan dorong menjadi wartawan yang tidak profesional yang kerjanya abal-abal, peras orang dan menakut-nakuti," lanjutnya.
Akhmad Munir juga memberikan arahan supaya IKWI membangun hubungan keluarga yang harmonis dan melahirkan anak-anak yang tumbuh dengan baik.
Anak yang mengabdi kepada orang tua. Anak yang bermanfaat kepada masyarakat dan agama. Anak yang memiliki masa depan yang cerah dan berpendidikan.
"Alhamdulillah, saya melihat banyak anak dari keluarga IKWI ini ada yang sukses menjadi dokter, duta besar, dosen, menjadi wartawan yang besar juga," ucapnya
"Inilah yang harus kita dorong bersama-sama agar keberadaan IKWI dan PWI saling menguatkan untuk memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara," imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Akhmad Munir memberikan apresiasi atas kiprah IKWI yang selama lebih dari enam dekade terus mendampingi dan memberikan energi positif bagi para wartawan.
Munir berharap IKWI terus bersinergi dengan PWI dalam menjaga marwah pers Indonesia dan mampu memberikan dukungan moril yang kuat kepada para suami yang bertugas di lapangan.
"Dengan semangat kebersamaan, IKWI diharapkan dapat terus menjadi pilar pendukung yang tangguh bagi keluarga pers Indonesia di tengah berbagai dinamika dan tantangan disrupsi informasi saat ini," tegas Ketua Umum PWI Pusat.
Sementara itu, Ketua Pelaksana HUT ke-65 IKWI Rahmayulis menyampaikan "perayaan" tahun ini mengangkat tema kebudayaan, yaitu "Bersama IKWI kita lestarikan busana adat nusantara".
Karena itu, HUT ini diisi dengan kegiatan lomba Fashion Show Busana Adat Nusantara yang diikuti oleh 18 IKWI Provinsi.
Dalam lomba ini, para peserta memakai pakaian adat masing-masing dilengkapi dengan narasi filosofi pakaian adat tersebut.
Mereka berlenggak lenggok diiringi musik pengantar yang divideokan yang kemudian dinilai oleh tim juri kompeten, para desainer ternama Nina Nugroho, Sonny Muchlison dan Amy Atmanto.
Dari hasil penilaian, Provinsi Sumatera Barat berhasil meraih Juara Umum (Best Costume & Appearance), Best Performance diberikan kepada Provinsi Sulawesi Utara, dan Best Catwalk diraih Provinsi Kepulauan Riau.
Sementara itu, Juara I diraih Provinsi Riau, Juara II diraih Provinsi Lampung, dan Juara III diraih Daerah Istimewa Yogyakarta.
Melalui kegiatan ini IKWI ingin mengingatkan bahwa modernisasi tidak boleh menghapus kecintaan kita terhadap budaya bangsa.
Di tengah arus globalisasi, keberagaman budaya Indonesia justru harus semakin dikenal, dihargai, dan diwariskan kepada generasi muda.
Lomba ini bukan semata-mata ajang kompetisi, melainkan menjadi ruang silaturahmi, mempererat persaudaraan antardaerah, sekaligus menunjukkan bahwa keberagaman adalah kekuatan bangsa Indonesia.
Selain itu, ada kegiatan Webinar Transformasi Kompor Gas ke Kompor Listrik dengan narasumber Nailul Huda, sebagai Direktur Ekonomi Cellios yang juga pemerhati masalah energi.
Topik ini bukan sekadar membahas perubahan alat memasak. Ini adalah bagian dari upaya meningkatkan literasi masyarakat mengenai efisiensi energi, teknologi rumah tangga, keselamatan penggunaan energi, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Dengan informasi yang benar, anggota IKWI diharapkan mampu menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing sehingga setiap keluarga dapat mengambil keputusan berdasarkan pengetahuan praktis, bukan sekadar mengikuti tren.
Mari menjadikan HUT ke-65 ini sebagai momentum memperkuat komitmen bahwa IKWI akan terus hadir sebagai organisasi yang bermanfaat, adaptif terhadap perubahan, dan tetap berakar pada nilai-nilai luhur bangsa.
Acara HUT IKWI ini terselenggara dengan baik berkat dukungan sponsor dari LSPR Institute of Communication and Business, Telkom Indonesia, PLN, Pegadaian, Kantor Berita Antara, JNE, Astra Finance, Nina Nugroho, Royal Gallery, ParagonCop, dan Tarzan Foto.
Share this article
Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.