AYOJAKARTA.COM - Ada informasi terbaru mengenai pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk bulan Mei dan Juni 2024.
Bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM), informasi ini sangat penting untuk mengetahui status pencairan bantuan sosial (bansos) yang telah dinantikan.
Dikutip Ayojakarta.com dari Youtube Info Bansos, pada Kamis, 16 Mei 2024, berikut informasi terbaru tentang pencairan PKH dan BPNT Mei-Juni 2024.
Pencairan PKH dan BPNT Mei-Juni 2024
Berdasarkan pengecekan melalui aplikasi SIKS-NG, nama-nama penerima bantuan PKH dan BPNT untuk bulan Mei dan Juni sudah bisa dicek.
Namun, bagi yang namanya tidak ada dalam daftar, berarti sudah tercoret. Proses pencairan kedua bantuan ini berjalan beriringan.
Berikut langkah-langkah pengecekan dan proses pencairan bantuan:
Baca Juga: Catat! Ini Skor Minimal UTBK untuk Daftar Sekolah Kedinasan di PKN STAN dan Poltek SSN
1. Pengecekan Status Pencairan
Untuk mengecek status pencairan bantuan PKH dan BPNT, KPM dapat menggunakan aplikasi SIKS-NG. Berdasarkan pengecekan terakhir:
- BPNT Mei 2024
Status rekening menunjukkan "rekening berhasil" namun keterangan SP2D adalah "belum SP2D".
- PKH Mei-Juni 2024
Status rekening juga menunjukkan "rekening berhasil" namun keterangan SP2D adalah "belum SP2D".
Ini berarti proses verifikasi rekening sudah selesai, namun pencairan dana belum dilakukan karena keterangan SP2D belum diterbitkan.
2. Proses Pencairan Dana
Pencairan dana bantuan sosial melalui beberapa tahapan penting:
- SPM (Surat Perintah Membayar): Dokumen ini diterbitkan oleh Kementerian Sosial untuk mencairkan dana yang bersumber dari DIPA.
- SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana): Diterbitkan oleh KPPN untuk mencairkan dana ke rekening KKS KPM.
- SII (Surat Pemindahbukuan atau Standing Instruction): Instruksi dari Kementerian untuk mentransfer dana ke rekening KKS penerima.
- Top Up ke Kartu KKS: Setelah SII diterbitkan, dana akan ditransfer ke kartu KKS KPM dan bisa ditarik.
3. Perkiraan Waktu Pencairan
Karena status SP2D belum diterbitkan, pencairan dana diperkirakan akan dilakukan pada minggu ketiga atau keempat bulan Mei 2024. KPM disarankan untuk selalu memantau informasi dari pendamping sosial di wilayah masing-masing.
4. Penyebab Rekening Gagal
Beberapa penyebab rekening gagal menerima transfer bantuan:
- Nomor rekening tidak aktif atau dalam kondisi dormant.
- Perbedaan data antara bank dan dokumen kependudukan KPM.
- Kesalahan penulisan NIK atau nama di rekening.
Jika KPM mengalami masalah ini, segera hubungi pendamping sosial untuk memperbaiki data di bank penyalur.
Beberapa KPM juga melaporkan pencairan bantuan lain, seperti:
- Bantuan Pangan Berupa Beras: KPM di Temanggung, Jawa Tengah, melaporkan menerima surat undangan pencairan bantuan beras 10 kg untuk bulan April.
- BPNT Susulan: KPM di Surabaya, Jawa Timur, melaporkan saldo Rp400.000 sebagai pencairan BPNT susulan.
5. KPM yang Tercoret dari Daftar
Beberapa KPM mungkin tercoret dari daftar penerima bantuan karena:
- Status sebagai ASN, TNI, Polri, atau pensiunan.
- Status sebagai pendamping sosial, guru tersertifikasi, atau memiliki penghasilan tetap di atas UMR.
Baca Juga: Status Bantuan BPNT Mei 2024 Sudah Berubah di SIKS-NG, Surat Ini Akan Segera Terbit
6. Bantuan Sosial Tunai
Selain PKH dan BPNT, ada bantuan sosial tunai lain yang juga cair:
- Bantuan Atensi Yapi: Sebesar Rp400.000, diberikan kepada anak yatim piatu dengan rekening Mandiri.
- Program Indonesia Pintar (PIP): Pencairan dana untuk siswa SD, SMP, SMA, dan SMK melalui bank BRI dan BNI.
Demikian informasi terbaru mengenai pencairan bantuan sosial PKH, BPNT, dan BLT Mitigasi Risiko Pangan. Semoga informasi ini bermanfaat bagi para KPM.***

Share this article
Berikut ini adalah proses pencairan bansos PKH dan BPNT alokasi Mei-Juni 2024, apakah kamu termasuk KPM penerima? Cek di sini.