AYOJAKARTA.COM - Di bulan Juli ini, pemerintah dijadwalkan akan mencairkan beberapa bantuan sosial (bansos) untuk triwulan ketiga.
Namun, bantuan langsung tunai (BLT) senilai Rp600.000 yang ditunggu-tunggu belum juga ada kabarnya.
Pemerintah saat ini fokus mencairkan bantuan sosial lainnya seperti PKH, BPNT, dan PIP.
Hingga kini, belum ada perkembangan terbaru mengenai pencairan BLT MRP Rp600.000, yang membuat banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bertanya-tanya.
Baca Juga: Jangan Asal Ngomong Sayang, Ini Penjelasan Cinta Menurut Psikologi
Penyebab Tertundanya Pencairan BLT MRP Rp600.000
Dikutip dari YouTube INFO BANSOS, pada Kamis, 11 Juli 2024, penyebab utama tertundanya pencairan BLT MRP Rp600.000 adalah karena Menteri Keuangan, Sri Mulyani, belum menerima dokumen pencairan anggaran dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Jika dokumen tersebut belum diserahkan, maka dana bantuan tidak dapat dicairkan. Menteri Sosial, Tri Rismaharini, juga menyebut bahwa BLT mitigasi risiko pangan tidak termasuk dalam program bantuan sosial yang sudah disiapkan tahun ini.
Oleh karena itu, Kemensos belum berani mengajukan tambahan anggaran untuk program yang baru diumumkan pada Januari lalu.
Walaupun kabar pencairan BLT MRP Rp600.000 masih belum jelas, Presiden Jokowi memastikan bahwa bantuan sosial dalam rangka mitigasi risiko pangan akan tetap diberikan.
Bantuan beras 10 kg yang awalnya hanya dianggarkan hingga Juni 2024, akan dilanjutkan hingga Desember 2024.
Selain bantuan beras, pemerintah juga memberikan bantuan daging ayam dan telur hingga akhir tahun.
Perpanjangan bantuan pangan ini akan menelan anggaran sebesar Rp11 triliun, yang mencakup alokasi bantuan beras, daging ayam, dan telur untuk tiga bulan tambahan yaitu Agustus, Oktober, dan Desember.
Baca Juga: Akhirnya SP2D Turun! Sudah Cair Rp400 Ribu di Bank Ini Terlebih Dahulu, KPM Bisa Cek ATM Sekarang!
Presiden Jokowi memastikan bahwa program bantuan pangan gratis kepada masyarakat berpendapatan rendah akan terus berlanjut, dengan kualitas beras yang baik dan premium.
Pemberian ekstra bantuan beras 10 kg ini diharapkan dapat menjadi pengganti dari bantuan BLT MRP yang belum dicairkan hingga saat ini.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menyebutkan bahwa perpanjangan bantuan pangan ini akan menambah biaya sebesar Rp11 triliun. Program ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama bagi mereka yang berpendapatan rendah.
Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa memberikan kejelasan mengenai bantuan sosial yang akan dicairkan.***

Share this article
kabar pencairan BLT MRP Rp600.000 masih belum jelas, Presiden Jokowi memastikan bahwa bantuan sosial akan tetap dicarikan