Jadwal Cair Bantuan Sosial PKH dan BPNT Periode September-Oktober 2024 via KKS, Cek Bagaimana Alurnya

Penantian proses cair bantuan sosial untuk KPM jenis PKH dan BPNT ini terutama untuk periode salur September-Oktober 2024.
Penantian proses cair bantuan sosial untuk KPM jenis PKH dan BPNT ini terutama untuk periode salur September-Oktober 2024.

AYOJAKARTA.COM -- Proses pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kembali dinanti oleh para Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Penantian proses cair bantuan sosial untuk KPM jenis PKH dan BPNT ini terutama untuk periode salur September-Oktober 2024.

Berikut adalah gambaran tentang alur dan perkiraan tanggal pencairan bantuan, berdasarkan pengalaman pencairan sebelumnya dan prediksi proses yang akan datang.

Baca Juga: Saldo Bantuan Rp400.000 Masuk Rekening, Cek Sekarang untuk KPM Golongan Ini

Bagi para KPM yang sedang menantikan pencairan, simak selengkapnya dikutip oleh Ayojakarta.com dari kanal YouTube Diary Bansos pada Minggu, 8 September 2024.

1. Proses Persiapan Data (2-20 September 2024)
Pada tahap awal, pihak pemerintah daerah akan menghimpun dan memverifikasi data kelayakan KPM untuk menerima bantuan sosial.

Proses ini melibatkan evaluasi terhadap Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Hasil verifikasi ini akan menentukan siapa saja yang layak menerima bantuan PKH dan BPNT.

KPM yang tidak memenuhi kriteria kelayakan otomatis akan dicoret dari daftar penerima bantuan. Proses persiapan ini dilakukan mulai minggu pertama hingga minggu ketiga bulan September 2024.

Baca Juga: KPM Bingung! Bertahun-tahun Jadi Pemegang KKS Tapi Bansos Tak Kunjung Cair? Ini Penjelasannya

2. Evaluasi Komponen PKH (Minggu Pertama hingga Ketiga)
Khusus untuk PKH, terdapat evaluasi komponen yang menentukan apakah KPM masih memenuhi syarat untuk menerima bantuan.

Komponen ini mencakup aspek kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial. Evaluasi dilakukan untuk memastikan KPM memiliki komponen yang sesuai dengan kriteria bantuan PKH.

BPNT tidak memerlukan evaluasi komponen ini.

3. Finalisasi Data (23-30 September 2024)
Tahap finalisasi atau "closing" dilakukan pada minggu keempat bulan September.

Pada fase ini, data penerima bantuan yang telah diverifikasi ditetapkan secara final, termasuk jumlah nominal yang akan diterima.

Proses ini juga mencakup pengecekan rekening penerima.

Jika rekening penerima valid dan tidak ada masalah, statusnya akan tercatat sebagai "berhasil".

Namun, jika ada kendala, rekening tersebut akan ditandai sebagai "gagal" dan memerlukan verifikasi ulang.

4. Proses SPM dan SP2D (1-6 Oktober 2024)
Pada minggu pertama bulan Oktober 2024, Kementerian Sosial akan menerbitkan Surat Perintah Membayar (SPM) yang diikuti oleh Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).

Baca Juga: Dua Surat Resmi dari Kementerian Sosial: Bansos Siap Cair Besok, Apakah PKH atau BPNT?

Data SP2D ini mencakup nama-nama KPM yang akan menerima bantuan beserta nominalnya. Proses ini akan diteruskan ke bank penyalur, seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BSI.

5. Proses Pencairan (7-10 Oktober 2024)
Mulai minggu kedua bulan Oktober, bank penyalur akan menerima instruksi dari Kementerian Sosial untuk memindahkan dana dari rekening pemberi bantuan ke rekening KPM.

Proses pencairan ini dilakukan secara bertahap, dimulai dari bank yang lebih siap, dan dapat berlangsung selama beberapa minggu.

Jika sesuai dengan jadwal prediksi, KPM akan menerima bantuan pada akhir September atau awal Oktober 2024.

Baca Juga: Bantuan Tidak Cair? Ternyata Ini Ciri-Ciri KPM PT Pos yang Bansosnya Tidak Bisa Dialihkan ke KKS

6. Pencairan Bertahap
Penting untuk dipahami bahwa proses pencairan tidak dilakukan sekaligus untuk semua KPM.

Setiap KPM akan menerima bantuan secara bertahap, sesuai dengan urutan termin pencairan. Bagi KPM yang menerima di tahap awal, tentu ini menjadi kabar baik.

Namun bagi yang terdaftar di tahap akhir, perlu bersabar, karena bantuan tetap akan cair setelah proses selesai.

7. Cara Memastikan Status Penerimaan Bantuan
Bagi KPM yang ingin mengetahui status kelayakan mereka, salah satu cara yang paling valid adalah dengan memeriksa status mereka di sistem informasi bantuan sosial atau melalui pendamping sosial PKH setempat.

Baca Juga: Bansos PKH BPNT Validasi Sistem Cair Kembali di Awal September 2024, Cek Apa Kamu Termasuk Penerima?

Jika akses ke sistem tersebut terbatas, KPM dapat meminta bantuan kepada operator desa atau Dinas Sosial.

Itulah informasi terkait proses pencairan bantuan PKH dan BPNT periode September-Oktober 2024 dengan mengacu pada pencairan di periode-periode sebelumnya.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# cair
# cair
# PKH
# BPNT
# KKS

News Update

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.

Bisnis

Darurat Scam dan Judi Online, BRI Bersama OJK Perketat Ekosistem Perbankan Gandeng Kemkomdigi dan PERBANAS

Sinergi BRI, PERBANAS, OJK, dan Kemkomdigi resmi tingkatkan keamanan keuangan digital demi memberantas judi online dan scam.

Bisnis

Antisipasi Lonjakan Permintaan, Pertamina Suntik Tambahan LPG Subsidi 138 Metrik Ton di Kabupaten Subang

Pertamina Patra Niaga menambah 138 metrik ton LPG 3 Kg di Subang hingga akhir Juli 2026 untuk menjaga stok dan kelancaran distribusi.

Nasional

Tips Memilih Lowongan Program Magang Nasional 2026, Jangan Asal Klik!

Memilih lowongan program magang secara tepat dapat memberikan pengalaman berharga yang berdampak pada pengembangan karier di masa depan.

Jakarta Timur

INFO Penting untuk Warga Jaktim! Per 27 Juli 2026, Kantor Sudin Dukcapil Jakarta Timur akan Pindah Sementara, Ini Lokasinya

Kepindahan ini dilakukan untuk mendukung proses renovasi gedung sekaligus meningkatkan kenyamanan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Metropolitan

Transjakarta Gelar Sayembara Desain Green Hub Petamburan, Siapkan Konsep Kawasan Transportasi Masa Depan

Sayembara Desaian Green Hub Petamburan ini mengusung tema "Green Connectivity: Weaving Mobility, Elevating Urban Life".

Jakarta Timur

Dinas Bina Marga DKI Jakarta Mulai Penataan Trotoar di Jakarta Timur dengan Konsep Complete Street, Pejalan Kaki Lebih Aman dan Nyaman

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi para pejalan kaki.

Metropolitan

Masih Ada Kesempatan! Pendaftaran Jakarta Innovation Awards 2026 Diperpanjang, Yuk Siapkan Inovasi Terbaikmu

Jakarta Innovation Awards merupakan ajang apresiasi bagi inovasi yang telah diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi Jakarta.

Pendidikan

Pemprov DKI Batasi Penggunaan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun? Pramono Anung: Jakarta Dukung Komdigi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak di bawah usia 16 tahun

Metropolitan

DKI Tutup 2 Zona Aktif di Bantargebang, Sistem 'Open Dumping' Mulai Ditinggalkan!

Pemprov DKI Jakarta resmi memulai langkah besar untuk membenahi pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Viral

Menerka Bayaran Hotman Paris yang Kini Tangani Kasus Febri Adriansyah, Bisa Tembus di Atas Rp200 Miliar?

Hotman Paris resmi jadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait kasus korupsi dan TPPU. Rekam jejak honor fantastis Hotman hingga Rp200 miliar memicu spekulasi tarif di publik.

Viral

Nekat Bela Febri Adriansyah, Akun Bisnis Hotman Paris Raib!

Akun Instagram bisnis Hotman Paris Perfumery hilang usai ia menuai kritik pedas akibat membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Hotman mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi penipuan.

Jakarta Selatan

Tekan Sampah ke TPST Bantar Gebang, 349 Tong Biopori Jumbo Disebar di Kebayoran Lama Jaksel!

Sebanyak 349 tong biopori jumbo didistribusikan ke enam kelurahan di wilayah tersebut guna mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Jakarta Utara

Upaya Atasi Kemacetan Kelapa Gading-Pulo Gadung, 111 Petugas Gabungan Tata Lahan Jalan Perintis Kemerdekaan!

Sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penertiban dan penataan lahan di kawasan RW 13, Jalan Perintis Kemerdekaan

Sport

Drama VAR Warnai Final Piala Dunia 2026, Ada 4 Momen Krusial yang Bikin Argentina Protes

Piala Dunia 2026 diwarnai krisis VAR yang picu krisis FIFA. Spanyol keluar sebagai juara usai tekuk Argentina 1-0 di final penuh drama, diwarnai kartu merah Enzo dan kontroversi keputusan wasit.

News

Hotman Paris Diminta Tak Bawa Nama Presiden dalam Kasus Febrie Adriansyah, Istana: Jangan Dikait-kaitkan!

Hal ini menyusul pernyataan Hotman yang membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto dalam pembelaannya terhadap sang klien, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.