AYOJAKARTA.COM - Pemerhati bantuan sosial, Eka melalui kanal YouTube Diary Bansos memberikan kabar gembira untuk para penerima bantuan sosial.
Kali ini, kabar tersebut datang dari program bantuan beras 10 kg dan tambahan gizi untuk keluarga rawan stunting (KRS).
Bantuan Beras 10 Kg untuk 22 Juta KPM
Eka menjelaskan bahwa program bantuan beras 10 kg untuk 22 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masuk dalam kategori miskin ekstrem masih terus berjalan.
Bantuan ini dialokasikan untuk Agustus 2024, namun hingga saat ini penyalurannya belum selesai sepenuhnya.
“Ada beberapa daerah yang masih belum mencairkan bantuan tersebut sehingga besar kemungkinan pencairan akan terus berlangsung di hari-hari mendatang,” ujar Eka.
Namun, ia menambahkan bahwa bagi daerah yang sudah menerima pencairan untuk alokasi Agustus 2024 tak perlu menunggu pencairan lagi di hari ini.
Bantuan beras ini diberikan sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mendukung ketahanan pangan bagi keluarga miskin ekstrem yang terdaftar di data Program Perlindungan Sosial Ekstrem (P3KE).
Baca Juga: Jumat Berkah! Bansos Rp400 Ribu Masih Bisa Dicairkan Hari Ini, Segera Cek Rekening
Bantuan KRS: Daging Ayam dan Telur untuk Keluarga Rawan Stunting
Kabar bahagia berikutnya datang dari penerima bantuan KRS (Keluarga Rawan Stunting).
Bantuan tambahan gizi berupa 1 kg daging ayam dan 10 butir telur ini ditujukan untuk sekitar 1,4 juta keluarga yang tercatat dalam data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menekan angka stunting di Indonesia.
Penyaluran bantuan tersebut yang semula dialokasikan untuk enam bulan (Januari hingga Juni 2024) saat ini masih berlangsung secara bertahap.
Baca Juga: PKH dan BPNT September-Oktober 2024 Kapan Cair? Ini Hasil Cek Bansos di SIKS-NG
"Beberapa daerah mengalami keterlambatan pencairan karena stok daging ayam dan telur dari PT ID Food belum mencukupi. Namun, pencairan ini sudah mulai dilakukan di sejumlah daerah," ungkap Eka.
Proses distribusi bantuan KRS ini dilakukan PT Pos Indonesia.
Para penerima manfaat akan menerima undangan berbarcode dari pemerintah daerah setempat melalui perangkat desa, RT atau RW.
Eka menjelaskan bahwa pencairan bantuan dapat dilakukan di kantor Pos terdekat atau di titik pengambilan yang sudah ditentukan, seperti kantor desa atau kecamatan.
“Pastikan undangan berbarcode dibawa saat mengambil bantuan, agar prosesnya berjalan lancar,” kata Eka.
Dengan terus berjalannya proses penyaluran bantuan beras dan KRS, Eka kembali mengingatkan para penerima manfaat untuk bersabar dan menunggu giliran pencairan di daerah masing-masing.
"Bantuan ini adalah bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan dan kami akan terus memantau perkembangan pencairan ini," tutupnya.***

Share this article
Berikut update info untuk KPM bantuan beras 10 kg dan Keluarga Rawan Stunting atau KRS, simak selengkapnya di sini.