Mengapa Banyak PKH atau BPNT Belum Cair, Sementara di Daerah Lain Sudah? Ternyata Ini Penyebabnya

Ternyata, ada sejumlah alasan yang menyebabkan keterlambatan pencairan, terutama terkait perubahan sistem dan teknis penyaluran bantuan.

Ternyata, ada sejumlah alasan yang menyebabkan keterlambatan pencairan, terutama terkait perubahan sistem dan teknis penyaluran bantuan.

AYOJAKARTA.COM - Belakangan ini, banyak penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) yang mempertanyakan mengapa bantuan mereka belum juga cair.

Padahal, beberapa daerah sudah melaporkan bahwa bantuan untuk alokasi Juli-Agustus 2024 telah diterima.

Ternyata, ada sejumlah alasan yang menyebabkan keterlambatan pencairan, terutama terkait perubahan sistem dan teknis penyaluran bantuan.

Sejak perubahan tampilan terbaru Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS-NG) pada 19 September 2024, ada beberapa hal yang perlu dipahami oleh penerima manfaat.

Salah satunya adalah kabar bahwa penyaluran bantuan sembako atau BPNT untuk Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) akan dicairkan sekaligus untuk tiga bulan, yakni Juli hingga September. Namun, ini hanya berlaku bagi penerima yang beralih dari Kantor Pos ke bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BSI).

Beberapa penerima bantuan melalui Kantor Pos saat ini memang belum menerima pencairan karena mereka sedang diproses untuk dibuatkan rekening bank baru.

Baca Juga: 4 Bantuan Sosial yang Sedang dan Akan Terus Dicairkan, Termasuk yang Disalurkan Mulai Hari Ini 20 September 2024

Mereka yang sudah beralih ke bank Himbara akan menerima nominal lebih besar, hingga Rp600.000 untuk sembako atau BPNT, dibandingkan dengan yang hanya menerima alokasi dua bulan.

Hal ini menjadi salah satu penyebab keterlambatan bagi mereka yang belum menerima bantuan hingga saat ini.

Dalam tampilan terbaru SIKS-NG, terdapat informasi bahwa alokasi bantuan PKH dan BPNT untuk periode September-Oktober sudah memasuki tahap finalisasi atau closing panel.

Namun, meskipun sudah final, nama-nama penerima KPM (Keluarga Penerima Manfaat) untuk alokasi tersebut masih belum sepenuhnya muncul.

Proses validasi ini yang juga menjadi penyebab pencairan tertunda.

Selain itu, kabar baik datang dari beberapa daerah yang telah melaporkan adanya saldo masuk ke rekening penerima bantuan.

Baca Juga: Akun Fufufafa Didamprat Warga X karena Singgung Sebutan Nabi, MUI dan Muhammadiyah Diminta Turun Tangan

Sebagai contoh, di wilayah Jember, bantuan senilai Rp400.000 dari BPNT telah masuk ke rekening KKS penerima pada 19 September.

Hal ini menunjukkan bahwa pencairan dilakukan secara bertahap, bergantung pada lokasi dan sistem pencairan masing-masing daerah.

Namun, penting bagi para penerima manfaat untuk tetap memantau saldo mereka secara berkala. Sebab, ada kemungkinan bahwa bantuan bisa masuk sewaktu-waktu, terutama jika validasi data di SIKS-NG sudah selesai.

Pemerintah juga mengimbau agar penerima memastikan bahwa data mereka di sistem Dukcapil, DTKS, dan bank sudah sinkron untuk menghindari masalah teknis.

Proses pencairan yang dilakukan melalui bank Himbara kerap berjalan lebih cepat dibandingkan dengan Kantor Pos, terutama setelah penerima beralih dari sistem lama ke sistem perbankan.

Namun, hal ini tetap membutuhkan waktu, karena setiap daerah memiliki jadwal pencairan yang berbeda. Oleh karena itu, kesabaran dan pengecekan berkala sangat diperlukan.

Baca Juga: Administrasi CPNS 2024 Berakhir! Berikut 10 Instansi Pusat dan Daerah dengan Level Persaingan Tinggi, Instansi Ini Paling Sulit

Bagi penerima manfaat yang sebelumnya menerima bantuan melalui Kantor Pos dan kini telah dibuatkan rekening baru di bank Himbara, mereka berpeluang mendapatkan pencairan lebih besar.

Bantuan untuk tiga bulan yang dicairkan sekaligus bisa mencapai Rp1,5 juta hingga Rp2 juta, terutama bagi KPM yang memiliki komponen bantuan lebih dari satu, seperti BPNT dan PKH.

Tidak hanya itu, bagi mereka yang memiliki anak usia sekolah, validasi data di Dapodik juga penting untuk memastikan pencairan bantuan pendidikan.

Banyak kasus tertundanya pencairan disebabkan oleh data anak yang belum diperbarui, terutama jika mereka baru naik kelas atau berpindah jenjang sekolah.

Bagi yang belum menerima bantuan, penting untuk terus memantau perkembangan informasi dari pemerintah setempat serta memastikan data valid di semua sistem terkait. Sebab, pencairan bantuan yang lebih besar menanti, terutama bagi mereka yang sudah beralih ke sistem perbankan.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Nasional 05 Jun 2026, 20:21 WIB

BBM Mulai Dicampur Bioetanol 5%, Ini Efeknya untuk Mobil dan Motor Tua

Mulai semester II 2026, seluruh SPBU di Jawa wajib jual bensin campur etanol 5% (E5) sesuai Permen ESDM 4/2025. BBM ini ramah lingkungan & aman buat kendaraan modern, tapi berisiko korosi bagi mesin.

Sport 05 Jun 2026, 19:18 WIB

Lebih dari 50 Tenant Indonesia Open 2026 Gunakan Pembayaran Digital BNI

BNI menghadirkan pembayaran digital di Indonesia Open 2026 melalui EDC dan QRIS wondr untuk transaksi praktis.

Hiburan 05 Jun 2026, 18:55 WIB

Sedang Berkonflik dengan Sarwendah, Ruben Onsu Tulis Pesan Haru di Hari Ulang Tahun Anak

Meski hubungan dengan Sarwendah memanas akibat video viral, Ruben Onsu tetap fokus pada anak. Ia mengucapkan ultah menyentuh untuk Thalia dan berharap pihak luar tak memperkeruh mental anak mereka.

Nasional 05 Jun 2026, 17:55 WIB

PNM Hadir hingga Pulau Arar, Perkuat Akses Keuangan bagi Perempuan Pesisir Papua

PNM Mekaar bantu perempuan di Pulau Arar, Papua Barat Daya, mengembangkan usaha, memperbaiki rumah, dan akses keuangan.

News 05 Jun 2026, 17:44 WIB

Isu Reshuffle Kembali Mencuat, Kabar Purbaya Mundur dari Menkeu hingga Said iqbal Disebut akan Masuk Kabinet, Benarkah?

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi buka suara soal kabar Purbaya mundur dari Menkeu dan Said Iqbal masuk kabinet, begini katanya.

Gadget 05 Jun 2026, 17:29 WIB

Samsung Segera Rilis Galaxy Fold 8 dalam Waktu Dekat, Intip Bocoran Spesifikasinya

Samsung Galaxy Z Fold 8 & 8 Ultra masuk sertifikasi Bluetooth. Varian standar hadir dengan layar luar lebih lebar mirip paspor untuk ergonomi, sementara varian Ultra tawarkan kamera & mesin premium.

Nasional 05 Jun 2026, 16:10 WIB

Gebrakan Anyar Nanik S Deyang Setelah Ditunjuk jadi Kepala BGN: Efisiensi Anggaran hingga Perbaiki Kualitas MBG 2026

Nanik S Deyang menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap anggaran yang dialokasikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran.

Metropolitan 05 Jun 2026, 15:42 WIB

Angkat Tema 'Navigating Resilience' Taman Ismail Marzuki jadi Tuan Rumah Jakarta Future Festival 2026 Mulai 5-7 Juni, Ini Persiapannya

JFF 2026 akan menghadirkan berbagai diskusi, pameran, hingga kolaborasi lintas sektor yang membahas masa depan Jakarta.

Jakarta Pusat 05 Jun 2026, 15:21 WIB

Pramono Pastikan JPO Senen Sentral Sudah Beroperasi Penuh Sejak Kamis Sore, Sempat Terhambat karena Masalah Administrasi dan Komunikasi

Sebelumnya JPO ini sempat tertutup akibat proses perbaikan pascakerusakan yang terjadi pada aksi unjuk rasa tahun 2025 lalu.

Gadget 05 Jun 2026, 15:01 WIB

Adu Spesifikasi Vivo X300 Ultra vs OPPO Find X9 Ultra, Mana yang Lebih Gacor?

Vivo X300 Ultra (Rp26 jt) & Oppo Find X9 Ultra (Rp28 jt) bersaing ketat. Oppo unggul di baterai 7.050 mAh, performa AnTuTu, zoom, & ColorOS matang. Vivo elegan, punya fitur MacBook.

Metropolitan 05 Jun 2026, 14:23 WIB

Pengumuman untuk Warga Jakarta, Distribusi Air PAM Jaya Alami Gangguan Sementara Mulai Malam Ini Jam 23.00 WIB, Berikut Wilayah yang Terdampak

Dikutip dari akun Instagram @dkijakarta, suplai air diperkirakan akan kembali normal bertahap pada Sabtu, (6/6) mulai pukul 03.00 WIB.

Metropolitan 05 Jun 2026, 14:08 WIB

Syaratnya Hanya KTP DKI, Pemprov Jakarta Buka 20843 Lowongan Kerja Padat Karya, Gaji UMP!

Kabar gembira bagi kamu warga ibu kota yang sedang mencari pekerjaan, Pemprov DKI Jakarta diketahui membuka 2.843 lowongan kerja padat karya.

Metropolitan 05 Jun 2026, 14:01 WIB

Menuju Perayaan HUT ke 499 Kota Jakarta, Berikut Rangkaian Acara Seru yang Digelar Mulai Hari Ini hingga 12 Juni 2026

Di pekan pertama Juni 2026, sejumlah acara menarik akan digelar di sejumlah titik seperti di Taman Ismail Marzuki hingga Jiexpo Kemayoran.

Jakarta Pusat 05 Jun 2026, 13:40 WIB

1 Orang Meninggal Dunia, Kebakaran di Cideng Tanah Abang Diduga Akibat Ledakan Kompor Gas

Diduga akibat ledakan kompor gas tiga rumah semi permanen di Jalan Citarum Atas RT 18 / RW 01 Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat, 5 Juni 2026 pagi hangus terbakar.

Jakarta Utara 05 Jun 2026, 13:32 WIB

Progres Capai 50 Persen, Sudin SDA Jakarta Utara Perbaiki Kali Sunter Upaya Atasi Banjir!

Progres sudah mencapai 50 persen, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara terus melakukan perbaikan turap Kali Sunter di Jalan Yos Sudarso.

News 05 Jun 2026, 12:52 WIB

HET MinyaKita Dikabarkan akan Mengalami Kenaikan, jadi Berapa? Ini Bocoran dari Pemerintah

Keputusan ini diambil menyusul kenaikan harga minta sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) yang akan terjadi dalam satu atau dua minggu ini.

Jakarta Timur 05 Jun 2026, 12:41 WIB

Satpel SDA Kramat Jati Perbaiki Turap Saluran PHB Induk Batu Ampar Sepanjang 50 Meter

Kepala Satpel SDA Kecamatan Kramat Jati, Muchlis, mengatakan perbaikan difokuskan pada bagian turap yang mengalami keretakan dan penurunan struktur.

Metropolitan 05 Jun 2026, 11:41 WIB

CFD di Rasuna Said Dimulai 7 Juni 2026 Pukul 05.30-09.00 WIB, Berikut Info Rute Alternatif Lalu Lintasnya

Pelaksanaan CFD di Rasuna Said akan berdampak pada pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang terhubung langsung dengan kawasan tersebut.

News 05 Jun 2026, 11:28 WIB

Mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator Kasus Dugaan Korupsi MBG, Siap Bongkar Nama Penting?

Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya akan mengajukan permohonan sebagai justice collaborator (JC) kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Jakarta Timur 05 Jun 2026, 10:54 WIB

Puskesmas Matraman Kini Punya Gedung 4 Lantai, Pramono: Layak Jadi Rumah Sakit

Kehadiran Puskesmas Matraman yang lebih modern ini diharap mampu meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat di wilayah terserbut dan sekitarnya.