AYOJAKARTA.COM – Perkembangan teknologi informasi digital yang ditandai lahirnya smartphone membawa masyarakat dunia pada cara baru dalam berkomunikasi.
Memungkinkan untuk terhubung dengan siapapun di belahan bumi manapun di dunia, kehadiran smartphone telah membawa cara baru dalam berinteraksi dan berkomunikasi.
Karena kebutuhan teknologi dan informasi serta komunikasi terus mengalami perubahan dan pemutakhiran, keberadaan smartphone justru sedang dipertanyakan.
Kehadiran Motorola Dynatac 8000X di tahun 1983 yang merupakan embrio handphone dan smartphone komersil di dunia, diprediksi akan segera menjadi sejarah.
Adanya perubahan fitur tombol pada handphone jadul yang berubah menjadi layar sentuh, akan membawa manusia pada cara baru berkomunikasi.
Baca Juga: OPPO Akhiri 2024 dengan Peluncuran 7 HP Premium, Find X Series Jadi Andalan!
Selain itu, kelengkapan fitur pada smartphone yang merupakan adaptasi dari berbagai jenis teknologi, juga sempat dianggap menjadi bumerang bagi perangkat pendahulunya.
Teknologi kamera, aneka video game, radio, pemutar musik, alarm, penunjuk waktu, dan sejenisnya telah tersedia di hampir setiap varian smartphone saat ini.
Peningkatan dan kemajuan teknologi layar sentuh yang saat ini menjadi andalan smartphone diprediksi akan berubah menjadi layar holografik.
Hal tersebut bisa jadi sangat memungkinkan karena sejumlah perusahaan teknologi sedang melakukan penelitian terkait penggunaan hologram.
Salah satu kendala terbesar yang saat ini sedang dihadapi oleh para pengembang adalah elemen pengganti baterai atau daya sebagai penggerak utama.
Baca Juga: Anjlok Parah! 5 HP Samsung Galaxy Seri A Banting Harga hingga Rp2 Jutaan, Ada A54 5G dan A55 5G Loh!
Dengan menggunakan teknologi ini, maka setiap pengguna akan dapat berkomunikasi dan berinteraksi secara virtual tanpa perangkat pelengkap seperti smartphone.
Teknologi selanjutnya yang diprediksi akan menggantikan keberadaan smartphone di masa depan adalah Wireable dan Augmented Reality atau AR.
Melalui kedua perangkat tersebut, smartphone di masa depan diprediksi akan hadir dalam bentuk Kacamata Pintar yang memungkinkan pemrosesan data secara langsung.
Google Glass atau Apple Vision Pro yang saat ini telah menjadi cara baru berkomunikasi, diyakini sebagian kalangan sebagai salah satu tahap pemusnahan smartphone.
Adapun jenis teknologi selanjutnya yang oleh sebagian kalangan dianggap sebagai teknologi pengganti smartphone adalah Bio Hacking.
Dengan mengusung konsep chip implan ke dalam salah satu bagian tubuh, manusia masa depan diprediksi akan terintegrasi langsung dengan alat komunikasi.
Baca Juga: Budget Ekonomis Merapat! 5 HP Oppo Terbaik 2024 Harga Rp1 Jutaan, Tertarik?
Melalui teknologi yang dapat berwujud sebagai Gelang atau Aksesoris lain, teknologi ini juga diprediksi akan menjadi alat pemusnah privasi manusia di masa depan.
Adapun teknologi canggih lain yang diprediksi menggeser eksistensi smartphone di masa depan adalah Asisten Pribadi berwujud Artificial Intelligence.***

Share this article
Perkembangan teknologi informasi digital yang ditandai lahirnya smartphone membawa masyarakat dunia pada cara baru dalam berkomunikasi.