Alasan Status Bansos KJP Plus dan KJMU Dicabut oleh Penyelenggara, Ternyata Orang Tua Juga Bisa Menjadi Penyebabnya!

Alasan Status Bansos KJP Plus dan KJMU Dicabut oleh Penyelenggara
Alasan Status Bansos KJP Plus dan KJMU Dicabut oleh Penyelenggara

AYOJAKARTA.COM - Kartu Jakarta Pintar Plus atau KJP Plus serta Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul atau KJMU, menjadi bagian penting bagi dunia pendidikan di Jakarta.

Selain karena dapat memperoleh sejumlah akses terhadap bidang pendidikan, keberadaan KJP Plus dan KJMU juga dirasa sangat penting bagi keluarga pra sejahtera.

Karena KJP Plus dan KJMU merupakan hal penting bagi keluarga penerima manfaat, maka status atau keberlangsungan sebagai penerima perlu benar-benar dijaga.

Dikutip dari kanal YouTube Eka Nur Aripin, Rabu (27/11/2024) cara mudah dan terbaik untuk tetap memperoleh layanan KJP Plus dan KJMU, selain terus berprestasi adalah dengan menghindari potensi terjadinya pemblokiran bantuan.

Baca Juga: Kenaikan Gaji PNS dan Pensiunan 2025, Ini Bocoran dari Sri Mulyani

Agar setiap layanan tidak terkendala sehingga siswa atau mahasiswa tetap memperoleh bantuan, berikut adalah sejumlah penyebab terblokirnya KJP Plus atau KJMU.

Penyebab pertama bantuan KJP Plus dan KJMU diblokir adalah karena membelanjakan uang bantuan tidak pada tempatnya, seperti untuk foya-foya atau bahkan flexing.

Dana bantuan yang diberikan Pemda Jakarta kepada KPM KJP Plus atau KJMU, dikhususkan hanya untuk mempermudah kebutuhan pendidikan seperti seragam atau alat tulis.

Adapun penyebab selanjutnya yang membuat bantuan KJP Plus dan KJMU diblokir adalah terlibat dalam perundungan atau bullying.

Baca Juga: Battle Infinix Note 40 vs Redmi Note 13 Harga Murah Rp 2 Jutaan, tapi Spesifikasi Ga Murahan!

Karena dapat berdampak merusak mentalitas dan fisik korban, perundungan serta pencurian merupakan tindakan yang tidak dibenarkan.

Selain perundungan, perilaku negatif lain yang juga dapat membuat KPM KJP Plus dan KJMU dicoret secara permanen dari daftar adalah terlibat Pencurian.

Pelajar atau mahasiswa peserta KJP Plus dan KJMU, dapat dicabut statusnya sebagai penerima jika diketahui terbukti terlibat tawuran, narkoba, serta tindak kriminalitas.

Tindakan pemalakan, tidak menjaga disiplin atau sering bolos, terlibat pornografi, geng motor, juga dapat menyebabkan status sebagai penerima KJP Plus dan KJMU dicabut.

Disamping sederet penyebab tersebut, layanan KJP Plus dan KJMU juga akan dicabut jika penerima manfaat tidak mentaati Seluruh ketentuan di sekolah, kampus dan masyarakat.

Bukan hanya disebabkan oleh siswa dan mahasiswa penerima manfaat, bansos KJP Plus dan KJMU juga dapat diblokir akibat perilaku orang tua penerima.

Adapun tindakan orang tua penerima bansos KJP Plus dan KJMU yang dapat membuat bantuan terblokir adalah karena Menggadaikan Kartu Peserta ke Pihak Ketiga.

Baca Juga: Perbandingan Infinix Note 40 Vs Redmi Note 13 4G: Mana yang Si Paling Tangguh di Kelas Entry-Level?

Orang tua penerima manfaat bansos KJP Plus atau KJMU juga dapat menyebabkan anaknya tidak lagi mendapat bantuan jika meminjamkan dana bansos ke orang lain.

Bansos KJP Plus dan KJMU tidak diperuntukkan untuk tujuan lain, kecuali yang menyangkut pendidikan sehingga perlu diutamakan. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# KJP Plus
# KJMU

News Update

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.

Bisnis

Darurat Scam dan Judi Online, BRI Bersama OJK Perketat Ekosistem Perbankan Gandeng Kemkomdigi dan PERBANAS

Sinergi BRI, PERBANAS, OJK, dan Kemkomdigi resmi tingkatkan keamanan keuangan digital demi memberantas judi online dan scam.

Bisnis

Antisipasi Lonjakan Permintaan, Pertamina Suntik Tambahan LPG Subsidi 138 Metrik Ton di Kabupaten Subang

Pertamina Patra Niaga menambah 138 metrik ton LPG 3 Kg di Subang hingga akhir Juli 2026 untuk menjaga stok dan kelancaran distribusi.

Nasional

Tips Memilih Lowongan Program Magang Nasional 2026, Jangan Asal Klik!

Memilih lowongan program magang secara tepat dapat memberikan pengalaman berharga yang berdampak pada pengembangan karier di masa depan.

Jakarta Timur

INFO Penting untuk Warga Jaktim! Per 27 Juli 2026, Kantor Sudin Dukcapil Jakarta Timur akan Pindah Sementara, Ini Lokasinya

Kepindahan ini dilakukan untuk mendukung proses renovasi gedung sekaligus meningkatkan kenyamanan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Metropolitan

Transjakarta Gelar Sayembara Desain Green Hub Petamburan, Siapkan Konsep Kawasan Transportasi Masa Depan

Sayembara Desaian Green Hub Petamburan ini mengusung tema "Green Connectivity: Weaving Mobility, Elevating Urban Life".

Jakarta Timur

Dinas Bina Marga DKI Jakarta Mulai Penataan Trotoar di Jakarta Timur dengan Konsep Complete Street, Pejalan Kaki Lebih Aman dan Nyaman

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang lebih aman, nyaman, dan inklusif bagi para pejalan kaki.

Metropolitan

Masih Ada Kesempatan! Pendaftaran Jakarta Innovation Awards 2026 Diperpanjang, Yuk Siapkan Inovasi Terbaikmu

Jakarta Innovation Awards merupakan ajang apresiasi bagi inovasi yang telah diimplementasikan dan memberikan manfaat nyata bagi Jakarta.

Pendidikan

Pemprov DKI Batasi Penggunaan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun? Pramono Anung: Jakarta Dukung Komdigi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak di bawah usia 16 tahun

Metropolitan

DKI Tutup 2 Zona Aktif di Bantargebang, Sistem 'Open Dumping' Mulai Ditinggalkan!

Pemprov DKI Jakarta resmi memulai langkah besar untuk membenahi pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Viral

Menerka Bayaran Hotman Paris yang Kini Tangani Kasus Febri Adriansyah, Bisa Tembus di Atas Rp200 Miliar?

Hotman Paris resmi jadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait kasus korupsi dan TPPU. Rekam jejak honor fantastis Hotman hingga Rp200 miliar memicu spekulasi tarif di publik.

Viral

Nekat Bela Febri Adriansyah, Akun Bisnis Hotman Paris Raib!

Akun Instagram bisnis Hotman Paris Perfumery hilang usai ia menuai kritik pedas akibat membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Hotman mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi penipuan.

Jakarta Selatan

Tekan Sampah ke TPST Bantar Gebang, 349 Tong Biopori Jumbo Disebar di Kebayoran Lama Jaksel!

Sebanyak 349 tong biopori jumbo didistribusikan ke enam kelurahan di wilayah tersebut guna mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Jakarta Utara

Upaya Atasi Kemacetan Kelapa Gading-Pulo Gadung, 111 Petugas Gabungan Tata Lahan Jalan Perintis Kemerdekaan!

Sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penertiban dan penataan lahan di kawasan RW 13, Jalan Perintis Kemerdekaan

Sport

Drama VAR Warnai Final Piala Dunia 2026, Ada 4 Momen Krusial yang Bikin Argentina Protes

Piala Dunia 2026 diwarnai krisis VAR yang picu krisis FIFA. Spanyol keluar sebagai juara usai tekuk Argentina 1-0 di final penuh drama, diwarnai kartu merah Enzo dan kontroversi keputusan wasit.

News

Hotman Paris Diminta Tak Bawa Nama Presiden dalam Kasus Febrie Adriansyah, Istana: Jangan Dikait-kaitkan!

Hal ini menyusul pernyataan Hotman yang membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto dalam pembelaannya terhadap sang klien, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.