AYOJAKARTA.COM - Kabar gembira bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pensiunan di Indonesia.
Pasalnya Menteri Keuangan, Sri Mulyani, telah memberikan bocoran terkait rencana kenaikan gaji pada tahun 2025.
Informasi ini disampaikan pada tanggal 16 November 2024, menjadikannya kabar terbaru yang dinantikan banyak pihak.
Baca Juga: Pelamar PPPK Tahap 1 Bisa Daftar Tahap 2? Ini Penjelasannya
Meskipun belum ada informasi pasti mengenai persentase kenaikan, rencana ini tercantum dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2025.
Pemerintah saat ini sedang berkolaborasi dengan tim transisi pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden terpilih, Prabowo Subianto, untuk menyusun kerangka APBN 2025.
Dikutip dari kanal YOUTUBE TUTORIAL DAN INFORMASI, Selasa (26/11/2024) dalam menyusun RAPBN, pemerintah mempertimbangkan berbagai faktor ekonomi makro, seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, suku bunga, nilai tukar Rupiah, harga minyak, dan lifting gas.
Parameter-parameter ini menjadi acuan untuk menghitung kenaikan gaji.
Salah satu fokus utama RAPBN 2025 adalah meningkatkan kesejahteraan aparatur sipil negara, termasuk PNS, TNI, dan Polri.
Wakil Menteri Keuangan, Isa Rachmatarwata, menegaskan bahwa desain APBN telah mengakomodasi alokasi untuk kenaikan gaji.
Namun, keputusan akhir mengenai waktu dan besarnya kenaikan akan diserahkan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Meskipun kabar ini sangat menggembirakan, perlu diingat bahwa waktu dan persentase kenaikan gaji masih menjadi keputusan Presiden Prabowo Subianto.
Pemerintah saat ini hanya mempersiapkan desain anggaran yang fleksibel agar kebijakan tersebut dapat segera diterapkan setelah keputusan diambil.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai kenaikan gaji PNS dan pensiunan, Sri Mulyani menyarankan untuk menunggu pengumuman resmi dari Presiden Prabowo Subianto.***

Share this article
Meski belum ada info pasti, kabar kenaikan gaji PNS dan pensiunan ini sudah tercantum dalam RAPBN tahun 2025.