AYOJAKARTA.COM - Belakangan ini beredar kabar yang menyebutkan bahwa BLT BBM akan cair pada akhir bulan Februari 2025.
Kabar tersebut beredar setelah adanya salah satu keluarga penerima manfaat (KPM) yang menyebut dirinya mendapatkan bantuan subsidi tersebut.
Berdasarkan pengakuan dari KPM tersebut, ia menerima bantuan BLT BBM dari kartu KKS miliknya.
Nah, informasi tersebut masih belum bisa dibenarkan, karena sampai saat ini belum ada informasi resmi dari pemerintah.
Perlu diketahui bahwa pada tahun 2022 yang lalu, masyarakat yang menerima bantuan BLT BBM adalah KPM BPNT.
Jadi, bantuan subsidi ini tidak bisa didapatkan oleh penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).
Namun, pada tahun 2025 terdapat kemungkinan bahwa KPM PKH bisa mendapatkan bantuan ini.
Karena pada tahun 2025, pemerintah memutuskan untuk mengganti data pedoman pencairan bantuan sosial dari DKTS ke DTSEN.
Baca Juga: Segera Dirilis! Mending Beli Samsung Galaxy A36 atau Samsung Galaxy A56? Cek Perbandingan Speknya
Tentunya dengan data DTSEN yang menggunakan data gabungan antara DTKS, P3KE, BKKBN, dan data Bapanas diharapkan penerima bantuan ini bisa lebih merata.
Selain data penerima, sampai saat ini pemerintah juga belum mengumumkan besaran bantuan BLT BBM.
Namun, kita bisa mendapatkan gambaran jika melihat dari besaran pencairan di tahun 2022 yang lalu.
Pada tahun 2022 yang lalu, bantuan ini disalurkan dengan nominal Rp 150 ribu per tahap.
Jadi, bantuan ini disalurkan sebanyak empat kali dalam satu tahun dengan besaran bantuan yang didapat mencapai Rp 600 ribu.
Selain itu, BLT BBM pada tahun 2022 yang lalu juga dicairkan melalui kartu KKS dan juga PT Pos Indonesia.
Nah, jadi dapat dipastikan bahwa kabar terkait BLT BBM yang akan dicairkan pada akhir bulan Februari adalah tidak benar.
Namun setidaknya KPM bisa mendapatkan sedikit gambaran untuk pencairan BLT BBM berdasarkan pencairan di tahun 2022 yang lalu.***
Share this article
Kabar BLT BBM cair datang dari setelah adanya salah satu KPM yang menyebut dirinya mendapatkan bantuan tersebut.