Selamat! PT Pos Mulai Bagikan Bansos PKH dan BPNT Tahap 1 2025, Daerah Ini Sudah Dapat Jadwal Pencairan

Ilustrasi. Dana Bansos BPNT dan PKH Cair Lewat PT Pos Indonesia
Ilustrasi. Dana Bansos BPNT dan PKH Cair Lewat PT Pos Indonesia

AYOJAKARTA.COM - Berikut informasi terkait PT Pos Indonesia yang mulai membagikan bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT tahap 1 2025.

Penantian yang telah ditunggu-tunggu oleh para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akhirnya datang.

Jadwal pencairan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan non Tunai (BPNT) di PT Pos Indonesia akhirnya sudah terbit terbit di beberapa daerah.

Dilansir ayojakarta.com dari kanal YouTube Diary Bansos, terdapat beberapa daerah yang sudah mulai mendapatkan pencairan kedua bantuan tersebut.

Baca Juga: Seleksi CPNS 2025 Batal Dibuka Imbas Efisiensi Anggaran?

Tentunya, proses pencairan bantuan akan terus berlangsung hingga selesai dan dibagikan pada bulan suci Ramadhan.

Seperti di daerah Banyuwangi, penyaluran bantuan sosial PKH dan BPNT akan dilakukan pada tanggal 5 Maret.

Selain di Banyuwangi, terdapat beberapa daerah yang terpantau sudah mencairkan kedua bansos tersebut di PT Pos Indonesia, seperti:

- Kecamatan Katingan Hilir (Kalimantan Tengah)
- Kecamatan Sangtombolang (Sulawesi Utara)
- Kecamatan Bintauna (Sulawesi Utara)
- Kecamatan Malili (Sulawesi Selatan)
- Kota Kotamobagu (Sulawesi Utara)

Baca Juga: Jumat Berkah! Penyaluran PKH BPNT TAHAP 1 2025 Mulai Dicairkan di Bank BRI dan PT Pos Indonesia

Tentunya masih ada berbagai daerah lainnya yang sudah mencairkan dana bantuan sosial di PT Pos Indonesia.

Adapun besaran bantuan paling sedikit yang akan diterima KPM PKH adalah Rp 225 ribu yang didapat dari komponen anak sekolah SD sederajat 1 orang.

Sedangkan bagi KPM BPNT murni, nominal bantuan yang diterima adalah Rp 600 ribu.

Tentu, KPM PKH plus BPNT bisa mendapatkan bansos yang lebih besar. Total bantuan paling besar yang bisa didapat oleh penerima manfaat tersebut adalah Rp 3,3 juta.

Selain itu, perlu dipahami bahwa bantuan sosial di tahap kedua nantinya akan menggunakan acuan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Jadi, terdapat kemungkinan adanya KPM PKH maupun BPNT yang tidak mendapatkan pencairan bansos di tahap selanjutnya.

Hal tersebut dikarenakan adanya perubahan acuan data yang awalnya menggunakan DKTS menjadi DTSEN.

Saat ini, pemerintah masih dalam tahapan finalisasi untuk memastikan bahwa data yang terdapat di DTSEN sudah akurat.

Itulah informasi terkait PT Pos Indonesia yang mulai membagikan bansos PKH dan BPNT tahap 1 2025.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# PT Pos Indonesia
# bantuan sosial
# PKH
# BPNT

News Update

Sport

Mau Nobar Final Piala Dunia? Polda Metro Jaya: Dilarang Bawa Miras!

Jelang final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana menggelar nonton bareng (nobar).

Pendidikan

Hore! Pramono Anung Pastikan 85 Mahasiswa ITB Asal Jakarta akan Dapat Bantuan Beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta

Sebanyak 85 mahasiswa asal DKI Jakarta dari keluarga kurang mampu yang telah diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) dipastikan akan mendapatkan dukungan beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta.

News

Baru 2 Hari Dimulai Kembali, Dugaan Keracunan Akibat Konsumsi MBG di Jember! BGN Janji akan Evaluasi

dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember, Jawa Timur.

Metropolitan

Demi Atasi Kemiskinan, Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran TNI-Polri: Rela Ya?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penghapusan kemiskinan dan kelaparan di tanah air.

News

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung.

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.