AYOJAKARTA.COM -- Menjelang musim mudik Lebaran 2025, para pemilik kendaraan disarankan untuk memastikan kondisi mobil atau sepeda motor dalam keadaan prima.
Salah satu komponen penting yang kerap luput dari perhatian adalah oli mesin. Padahal, oli berperan krusial dalam menjaga performa dan umur panjang mesin kendaraan.
Agar perjalanan tetap aman dan nyaman, berikut lima tanda oli harus diganti yang perlu diperhatikan sebelum melakukan perjalanan jauh.
1. Warna Oli Menghitam dan Tampak Kotor
Secara umum, oli mesin yang masih dalam kondisi baik akan berwarna keemasan atau cokelat tua. Jika saat pengecekan dipastikan oli sudah berubah warna menjadi kehitaman atau terlihat keruh, hal tersebut bisa menjadi tanda oli harus diganti.
Selain warna, perhatikan pula kekentalan oli. Oli yang terlalu encer atau sangat kental dapat menandakan bahwa kualitasnya telah menurun dan tidak lagi mampu melumasi mesin secara optimal.
2. Muncul Bau Tidak Sedap dari Mesin
Aroma tak sedap yang tercium dari area mesin juga bisa menjadi indikasi bahwa oli telah tercemar atau mengalami penurunan kualitas. Bau menyengat atau terbakar bisa mengindikasikan bahwa pelumasan tidak lagi berjalan normal.
Jika kondisi ini dibiarkan, risiko kerusakan mesin bisa meningkat. Oleh karena itu, bau aneh dari mesin adalah salah satu tanda oli harus diganti sesegera mungkin.
Baca Juga: Waspada Potensi Kerusakan Saat Mudik, Ini Tanda Motor Kelebihan Oli Mesin
3. Volume Oli Menurun Drastis
Kualitas oli yang menurun juga bisa ditandai dari penurunan volume atau level oli, meskipun tidak terdapat kebocoran yang terlihat secara kasat mata. Jika pengukuran rutin menunjukkan bahwa level oli terus berkurang, ada kemungkinan oli terbakar atau merembes melalui celah kecil di bagian mesin.
Dalam situasi ini, penggantian oli dan pemeriksaan sistem pelumasan menjadi hal yang penting untuk mencegah kerusakan serius.
4. Suara Mesin Terdengar Lebih Kasar
Oli yang sudah tidak layak pakai sering kali tidak mampu melumasi mesin secara maksimal. Akibatnya, mesin akan terdengar lebih berisik atau kasar dari biasanya. Suara tersebut bisa berasal dari gesekan antar komponen yang seharusnya bisa diminimalkan oleh oli.
Jika suara mesin berubah, ini adalah tanda oli harus diganti untuk mengembalikan ketenangan mesin dan melindungi komponennya.
5. Performa Mesin Menurun
Penurunan performa mesin, seperti respons yang lambat atau tenaga yang terasa berkurang, bisa menjadi sinyal bahwa pelumasan tidak berjalan optimal. Oli mesin yang sudah melewati masa pakainya tidak lagi mampu mengurangi gesekan secara efektif, sehingga berdampak pada daya kerja mesin.
Dalam kondisi ini, mengganti oli dapat membantu memulihkan performa kendaraan.
Mengganti oli secara rutin bukan hanya soal perawatan sederhana, melainkan investasi jangka panjang untuk kesehatan mesin mobil atau sepeda motor.
Mengetahui tanda oli harus diganti adalah langkah preventif yang bijak untuk menjaga kendaraan tetap dalam kondisi optimal, terutama saat menghadapi perjalanan jauh seperti mudik.
Share this article
Menjelang musim mudik Lebaran 2025, para pemilik kendaraan disarankan untuk memastikan kondisi mobil atau sepeda motor dalam keadaan prima.