AYOJAKARTA.COM - Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) akan kembali menghadirkan secercah harapan bagi masyarakat penerima manfaat menjelang perayaan lebaran tahun 2025.
Pencairan tahap pertama yang telah berlangsung sejak Februari hingga Maret 2025 membawa angin segar bagi 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ditargetkan pemerintah.
Kabar gembiranya, tahap kedua bantuan ini dijadwalkan cair antara bulan Mei hingga Juni 2025, bertepatan dengan persiapan menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri.
Baca Juga: Belanja Berkah! 6 HP Terlaris dan Canggih di Bawah Rp 3 Juta dengan Diskon Spesial Lebaran
Momentum ini tentu sangat berarti bagi para penerima bantuan, yang dapat memanfaatkan dana tersebut untuk memenuhi kebutuhan selama bulan puasa dan persiapan lebaran, mulai dari kebutuhan pokok hingga keperluan mudik ke kampung halaman.
Besaran bantuan PKH yang bervariasi sesuai kategori penerima, seperti Rp750.000 per tahap untuk ibu hamil dan anak usia dini, Rp225.000 untuk anak SD, serta Rp600.000 untuk lansia dan penyandang disabilitas.
Dapat menjadi pengganti sementara Tunjangan Hari Raya (THR) bagi mereka yang tidak bekerja formal.
Dana tersebut bisa dimanfaatkan untuk membeli kebutuhan lebaran seperti baju baru, kue-kue lebaran, dan berbagai keperluan untuk menyambut tamu saat silaturahmi Idul Fitri.
Terlebih lagi, dua tahap pencairan berikutnya yang dijadwalkan pada Agustus-September dan November-Desember 2025 memungkinkan keluarga penerima untuk terus mendapatkan dukungan setelah masa lebaran berlalu.
Membantu mereka memulihkan kondisi ekonomi pasca berbagai pengeluaran selama bulan suci dan perayaan.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial berharap bantuan yang disalurkan melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau melalui Kantor Pos Indonesia ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, terlebih saat momen lebaran yang identik dengan peningkatan pengeluaran.
Bagi masyarakat yang ingin mengecek status penerimaan bantuan, dapat mengunjungi situs resmi cekbansos.go.id untuk memastikan kesiapan menjelang bulan suci Ramadhan.
Dengan adanya jadwal pencairan yang teratur dan transparansi informasi, diharapkan para KPM dapat lebih baik dalam mengatur keuangan keluarga, terutama dalam menyambut momen spesial lebaran yang membutuhkan persiapan khusus.
Mulai dari pemenuhan kebutuhan pangan hingga tradisi berbagi dengan kerabat dan tetangga yang merupakan esensi dari perayaan Idul Fitri.***

Share this article
Pencairan tahap pertama yang telah berlangsung sejak Februari hingga Maret 2025 membawa angin segar bagi 10 juta KPM