AYOJAKARTA.COM - Penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 2 tahun 2025 kembali bergulir.
Terpantau saldo bantuan sudah mulai masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai wilayah Indonesia.
Berdasarkan pantauan terbaru, proses pencairan bantuan masih berlangsung secara bertahap, sehingga wajar jika ada KPM yang belum menerima bantuan hingga hari ini.
Baca Juga: Deretan Event Seru Warnai Perayaan HUT ke-498 Kota Jakarta, Dari Job Fair hingga Malam Hiburan
Penyaluran Bertahap, KPM Diminta Sabar
Berdasarkan laporan dari para KPM, pencairan bansos tahap kedua ini sudah dilakukan sejak awal Juni 2025.
Beberapa KPM melaporkan telah menerima bantuan PKH maupun BPNT dengan nominal bervariasi. Misalnya:
- Rp600.000 untuk lansia
- Rp375.000 untuk anak sekolah jenjang SMP
- Rp1.200.000 untuk dua lansia
- Rp1.100.000 untuk anak SD, SMP, dan SMA secara bersamaan
Baca Juga: Aroma Nusantara Tembus Korea Selatan, BNI Fasilitasi 3 UKM RI Pameran di Seoul
Perlu diketahui bahwa proses pencairan bantuan sosial PKH maupun BPNT tidak dilakukan serentak, melainkan bertahap.
Status Bansos Masih Diproses, KPM Diminta Tidak Panik
Saat ini, pencairan masih berjalan. Nama KPM yang masih tercatat dalam data Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) kemungkinan besar akan segera menyusul.
Bagi KPM yang sudah tidak tercatat karena dinonaktifkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos), ada opsi untuk mengajukan usulan ulang. Caranya:
Baca Juga: Republikorp Perkuat Konektivitas Teknologi Global demi Pertahanan Nasional yang Mandiri
- Melalui aplikasi Cek Bansos secara mandiri
- Mengusulkan ke pemerintah desa atau kelurahan melalui musyawarah
Langkah ini dapat dilakukan jika KPM merasa masih layak menerima bantuan, namun dianggap tidak memenuhi syarat oleh Kemensos atau Badan Pusat Statistik (BPS).
Testimoni Penerima Bansos Tahap Kedua 2025
Beberapa testimoni dari KPM menunjukkan bantuan sudah diterima di berbagai daerah. Contohnya:
- KPM dari Probolinggo dan Jawa Barat menerima PKH lansia Rp600.000–Rp1.200.000.
- Di Gorontalo, dana Rp600.000 telah cair melalui Bank BRI.
Baca Juga: Kolaborasi Global di RESILIENCE 2025: Alam Jadi Kunci Ketahanan Iklim
Beberapa KPM mencatat pencairan bertahap: malam sebelumnya BPNT cair, keesokan harinya PKH menyusul.
Bansos untuk 1,8 Juta KPM Baru
Tahap ini juga menandai dimulainya penyaluran bantuan sosial untuk 1,8 juta KPM baru yang menggantikan penerima lama yang tidak lagi memenuhi syarat.
Informasi status bansos, seperti proses burekol atau verifikasi data awal, juga menunjukkan bahwa penyaluran bantuan masih terus dilanjutkan.
Baca Juga: 15 SMP Swasta Terbaik di Jakarta 2025: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cemerlang Anak
Pemerintah Terus Dorong Penyaluran Merata
Pemerintah melalui Kemensos RI terus mendorong penyaluran bantuan secara merata ke seluruh penerima manfaat.
Masyarakat diminta untuk terus memantau informasi resmi dari pemerintah, serta menghindari hoaks seputar pencairan bantuan.
Bagi KPM yang sudah menerima bansos, diimbau untuk menggunakan bantuan tersebut sesuai kebutuhan dan mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat.***
Baca Juga: Mandiri Unik! BPNT Kemarin, PKH Hari Ini Rp1 Juta dan Rp1,2 Juta Berhasil Dicairkan

Share this article
Bansos PKH & BPNT tahap 2 2025 mulai cair bertahap. KPM diminta sabar, cek status via aplikasi Cek Bansos atau pemerintah desa.