Pemerintah Mulai Salurkan Bansos Februari 2026 ke 18 Juta KPM, Punyamu Sudah Cair Belum?

Ilustrasi. Bantuan Sosial (Bansos) (Sumber: Generative AI)
Ilustrasi. Bantuan Sosial (Bansos) (Sumber: Generative AI)

AYOJAKARTA.COM - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) mulai menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada Februari 2026.

Penyaluran bansos ini menjadi bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat perlindungan sosial, khususnya bagi kelompok rentan.

Bansos yang disalurkan oleh Kemensos mencakup PKH dan BPNT.

Baca Juga: SPKU RDF Plant Rorotan Sedang Jalani Kalibrasi Lapangan, Pastika Data Kualitas Udara dan Kebauan Dapat Dipertanggungjawabkan

Kedua bansos tersebut akan disalurkan secara bertahap melalui bank Himbara dan PT Pos Indonesia.

Kemensos pun memastikan penyaluran bansos akan dilakukan secara tepat sasaran dengan mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah diperbarui.

Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan kesalahan data serta memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan daftar nama penerima bansos tahun ini mengalami perubahan.

Baca Juga: Sistem Ganjil Genap DKI Jakarta Mulai Diberlakukan Kembali Hari Ini

Sebab ada penggeseran data karena verifikasi berkala yang menyesuaikan kondisi dinamika penduduk.

"Sekarang sudah proses penyaluran. Nah, nanti pada bulan April dievaluasi," ujar Gus Ipul.

Pembaruan data KPM ini mengacu pada hasil verifikasi dan validasi data oleh petugas Badan Pusat Statistik (BPS) di daerah.

Untuk bansos PKH, masing-masing KPM akan mendapat bantuan sebesar Rp 225.000 hingga Rp 750.000 per tahap.

Baca Juga: Ada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 Hari Ini, Hindari Jalur Sentul Agar Tidak Terkena Macet

Hal ini sesuai dengan komponen jiwa dalam Kartu Keluarga seperti ibu hamil, anak usia dini, anak sekolah, lansia, atau penyandang disabilitas.

Sementara untuk BPNT akan mendapat bantuan senilai Rp200 ribu per bulan yang akan dicarikan untuk tiga bulan sekaligus, sehingga masing-masing KPM akan menerima Rp600 ribu.

Lantas apakah bansos tersebut sudah mulai cair dan diterima oleh KPM?

Untuk mengetahui status apakah bansos Anda sudah bisa dicairkan ada beberapa proses yang perlu dilakukan yakni pengecekan melalui laman cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos.

Baca Juga: Peran BRILink Agen Ohim Dorong Pertumbuhan Usaha Mikro di Jantung Jakarta

Berikut ini adalah langkah-langkahnya:

1. Laman Kemensos

- Buka laman cekbansos.kemensos.go.id.

- Masukkan detail wilayah domisili (Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan) sesuai data KTP.

- Ketik nama sesuai KTP.

- Isi kode captcha yang muncul di layar.

- Klik tombol "Cari Data" untuk melihat hasil verifikasi.

Hasilnya akan menunjukkan status pencairan bansos yang diterima (YA/TIDAK) dan periode penyaluran.

Baca Juga: Catat Ya! 144 Penyakit Ini Ditanggung oleh BPJS Kesehatan, Intip Iuran Tahun 2026 di Sini

2. Aplikasi Cek Bansos

- Unduh aplikasi "Cek Bansos" dari Play Store atau App Store.

- Daftar dan buat akun baru bagi yang belum terdaftar dengan data diri lengkap (nama, NIK, alamat, foto KTP, swafoto).

- Login, setelah akun terverifikasi, masuk ke aplikasi.

- Pilih menu "Cek Bansos", masukkan data wilayah dan nama, lalu cari data untuk melihat status.

Hasilnya juga akan menunjukkan status pencairan bansos yang diterima (YA/TIDAK) dan periode penyaluran.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Keluarga Penerima Manfaat
# Kementerian Sosial
# bansos
# bantuan sosial

Berita Terkait

News Update

Sport

Mau Nobar Final Piala Dunia? Polda Metro Jaya: Dilarang Bawa Miras!

Jelang final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana menggelar nonton bareng (nobar).

Pendidikan

Hore! Pramono Anung Pastikan 85 Mahasiswa ITB Asal Jakarta akan Dapat Bantuan Beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta

Sebanyak 85 mahasiswa asal DKI Jakarta dari keluarga kurang mampu yang telah diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) dipastikan akan mendapatkan dukungan beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta.

News

Baru 2 Hari Dimulai Kembali, Dugaan Keracunan Akibat Konsumsi MBG di Jember! BGN Janji akan Evaluasi

dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember, Jawa Timur.

Metropolitan

Demi Atasi Kemiskinan, Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran TNI-Polri: Rela Ya?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penghapusan kemiskinan dan kelaparan di tanah air.

News

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung.

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.