AYOJAKARTA.COM - Dalam diskusi terbaru mengenai status pencairan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), terungkap bahwa masih terdapat kendala signifikan dalam distribusi bantuan sosial ini.
Berdasarkan informasi dari Kementerian Sosial, sekitar 1,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masih belum menerima pencairan bantuan mereka.
Situasi ini menunjukkan bahwa distribusi bantuan belum merata di seluruh wilayah Indonesia, dengan beberapa daerah melaporkan tingkat pencairan yang bervariasi.
Baca Juga: 3 Aplikasi iPhone Gratis Ini Bikin Ponsel Kamu Terasa Seperti Gadget Seharga Puluhan Juta
Para penerima bantuan diminta untuk saling berbagi informasi mengenai status pencairan di wilayah masing-masing melalui kolom komentar untuk memantau perkembangan distribusi secara real-time.
Kendala utama yang menyebabkan keterlambatan pencairan bantuan ini beragam dan kompleks.
Salah satu faktor utama adalah perubahan status ekonomi penerima yang masuk dalam kategori desil 6 hingga 10, yang berarti mereka sudah tidak memenuhi kriteria sebagai keluarga miskin atau rentan.
Selain itu, terdapat kendala administratif seperti komponen keluarga yang telah meninggal dunia atau anak yang telah lulus sekolah, khususnya siswa kelas 3 SMA dan SMK.
Kasus lain yang sering ditemukan adalah kesalahan data terkait pengeluaran dan penghasilan keluarga, di mana jika pengeluaran atau pendapatan bulanan melebihi batas tertentu, maka otomatis masuk kategori desil 5 ke atas dan tidak berhak menerima bantuan.
Penting untuk dicatat bahwa kategorisasi desil ini tidak selalu berkaitan dengan kepemilikan aset seperti sawah, melainkan lebih fokus pada tingkat pengeluaran dan penghasilan keluarga.
Dari laporan langsung penerima bantuan di berbagai daerah, terlihat pola yang konsisten di mana sekitar 10% dari total KPM di suatu wilayah masih mengalami keterlambatan pencairan.
Beberapa wilayah seperti Probolinggo, Bandung, dan daerah lainnya melaporkan kondisi serupa, dengan sebagian penerima sudah menerima BPNT namun PKH belum cair, atau sebaliknya.
Khususnya untuk komponen balita dan anak sekolah dasar, masih banyak yang belum menerima pencairan.
Para pendamping program menyarankan agar penerima bantuan yang kemarin belum menerima pencairan tidak perlu terburu-buru mengecek saldo setiap hari, karena belum ada pencairan termin kedua atau tahap kedua.
Disarankan untuk menunggu hingga pencairan dapat berjalan merata di seluruh wilayah sebelum melakukan pengecekan saldo secara intensif.***

Share this article
Berdasarkan informasi dari Kementerian Sosial, sekitar 1,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masih belum menerima pencairan bantuan