AYOJAKARTA.COM - Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional meluncurkan program bantuan sosial (bansos) baru bernama bantuan Intervensi Pengendalian Kerawanan Pangan (IPKP).
IPKP adalah bantuan nontunai yang bertujuan untuk mengurangi dampak kemiskinan ekstrem. Bantuan ini menyasar 22 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang terdata. Adapun isi bantuan IPKP adalah 2 sebagai berikut.
- 2 kaleng kornet sapi
- 4 kaleng sarden ikan
- 2 botol minyak goreng
- 2 bungkus garam
- 2 bungkus bihun jagung
- 2 bungkus kacang hijau
Baca Juga: IP64 dan Bypass Charging! Tecno Spark 40 Pro Plus, HP Fitur Premium untuk Multitasking dan Gaming
Penyaluran bansos IPKP ini dilakukan di PT Pos Indonesia yang dibantu oleh pemerintah desa. Penyaluran surat undangan dari PT Pos Indonesia juga dikabarkan sudah disalurkan.
IPKP terpantau sudah mulai disalurkan di beberapa wilayah, seperti Cilacap dan Kebumen, Jawa Tengah. Bantuan ini mulai disalurkan di 20 kabupaten atau kota dengan mayoritas di Jawa Tengah.
Selain IPKP, pemerintah juga berencana meluncurkan bantuan langsung tunai (BLT) pengganti subsidi LPG 3 kg.
Nominal BLT adalah Rp100 ribu hingga Rp300 ribu per rumah. KPM PKH, BPNT, dan pengguna LPG 3kg yang terdata berkesempatan besar mendapatkan bantuan ini.
Dana bantuan akan disalurkan ke rekening masing-masing KPM. Bagi yang tidak memiliki rekening, penyalurannya kemungkinan akan dilakukan di PT Pos Indonesia. Demikian adalah informasi penyaluran bansos baru, yaitu IPKP dan BLT.***

Share this article
Pemerintah luncurkan bansos IPKP untuk 22 juta KPM berisi bahan pokok, plus BLT Rp100–300 ribu bagi pengguna LPG 3 kg yang terdata.