AYOJAKARTA.COM -- Keluarga Penerima Manfaat (KPM) saat ini tengah menanti cairnya bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Namun sebelum mencairkan bantuan, informasi ini penting ditujukan kepada para KPM PKH dan BPNT yang tidak ingin bantuannya berkurang atau bahkan gagal cair.
Melansir dari kanal YouTube Media PKH & BPNT, dijelaskan terkait hal-hal yang harus dihindari oleh para KPM agar bantuan tetap utuh, diantaranya:
1. Jangan Salah Memasukkan Nomor Pin hingga Tiga Kali
Ketika penerima manfaat hendak mencairkan bantuan di mesin ATM atau agen terdekat, jangan sampai salah memasukkan nomor pin sampai tiga kali.
Sebab hal itu akan membuat kartu KKS penerima manfaat PKH dan BPNT akan terblokir.
Oleh karenanya, selalu berhati-hatilah saat mencairkan bantuan di mesin ATM atau agen terdekat.
Apabila sekiranya KPM PKH dan BPNT telah salah memasukkan dua kali nomor pin, lebih baik coba ulangi lagi di keesokan harinya.
Baca Juga: Asyik! Jelang Ramadan, Bansos KPM PKH dan BPNT 2023 Bakal Cair dengan Bonus Beras, Ayam, dan Telur
Hal ini merupakan usaha meminimalisir KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) para KPM PKH dan BPNT terblokir.
2. Jangan Memberikan uang jasa pada oknum tertentu
Kemudian yang kedua, yakni jangan sampai KPM PKH dan BPNT memberikan uang jasa kepada para oknum tertentu.
Karena, menurut instruksi Kementerian Sosial tidak diperbolehkan melakukan pungutan-pungutan liar kepada siapapun.
Dalam hal ini baik kepada Ketua RT atau pihak-pihak pendamping lainnya.
Hal itu nantinya ditakutkan akan membuat bocornya keuangan negara, yang mana bantuan sosial sebenarnya ditujukan kepada KPM PKH dan BPNT.
Apabila terjadi pungutan-pungutan tersebut, dikhawatirkan akan membuat nominal uang bantuan KPM PKH dan BPNT akan berkurang.
Sehingga nantinya akan mengurangi manfaat bagi kebutuhan keluarga masing-masing KPM PKH dan BPNT.
Demikian informasi terkait dua kesalahan yang harus dihindari saat akan mencairkan bantuan KPM PKH dan BPNT.***(Putri Ratnasari)

Share this article
informasi ini penting ditujukan kepada para KPM PKH dan BPNT yang tidak ingin bantuannya berkurang atau bahkan gagal cair.