KPAID Kota Bogor Siapkan 1.000 Beasiswa untuk Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19

KPAID Kota Bogor bersama PKBM Bakti Nusa Bogor saat melakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama
KOTA BOGOR, AYOJAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Bogor bersama Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Bakti Nusa di bawah payung Yayasan Pendidikan Sumber Daya Manusia Unggul (SDMU Foundation) secara resmi menandatangani nota kesepahaman bersama.
Penandatanganan nota kesepahaman antar keduanya itu memuat pasal-pasal tentang kerjasama di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Khususnya mereka yang terdampak pandemi Covid-19.
Ketua KPAID Kota Bogor Dudih Syiarudin mengatakan, salah satu fokus kerjasama itu juga mencakup penanganan terhadap anak-anak Kota Bogor yang menjadi yatim piatu akibat ditinggal meninggal orangtuanya karena Covid-19.
"Jadi nantinya kerjasama ini juga bisa mengcover anak-anak di Kota Bogor yang menjadi yatim piatu akibat ditinggal meninggal orangtuanya karena Covid-19. Khususnya mereka yang masih dalam tahap usia sekolah," katanya, Rabu 18 Agustus 2021.
Ke depan, KPAID Kota Bogor bersama PKBM Bakti Nusa Yayasan Pendidikan SDMU Foundation akan menyiapkan sejumlah beasiswa pendidikan bagi anak-anak Kota Bogor yang menjadi yatim piatu akibat ditinggal meninggal orangtuanya karena Covid-19.
"Melalui kerjasama ini nantinya kami akan siapkan beasiswa pendidikan bagi anak-anak Kota Bogor yang menjadi yatim, piatu, maupun yatim-piatu yang terdampak akibat Covid-19. Beasiswa yang kami siapkan mulai dari SD hingga SMA," ujarnya.
Cara mendapatkan beasiswa ini pun cukup mudah. Masyarakat tinggal melampirkan sejumlah berkas persyaratan administrasi seperti fotokopi kartu keluarga, ijazah terakhir, akte lahir dan rapor jenjang pendidikan terakhir.
"Setelah persyaratan lengkap, berkas bisa langsung dikirim ke Kantor PKBM Bakti Nusa di Jalan Purbajaya, Nomor 27, Kelurahan Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. Ingat program ini diperuntukkan untuk anak yatim, piatu, atau yatim-piatu karena Covid-19," ujar dia.
Kepala Sekolah PKBM Bakti Nusa Bogor Agung Udiyanto menjelaskan, sebagai langkah awal, program beasiswa tersebut diperuntukkan untuk 1000 anak-anak Kota Bogor yang menjadi yatim piatu, akibat ditinggal meninggal orangtuanya karena Covid-19.
Nota kesepahaman bersama antara KPAID dan PKBM Bakti Nusa tentang Program Pendidikan Gratis 1000 Yatim & Piatu, merupakan bukti pengabdian dan kepedulian pihaknya untuk masyarakat. Khususnya mereka yang benar-benar terdampak Covid-19.
"Semoga dengan adanya program kolaborasi ini, setidaknya bisa membantu anak-anak Kota Bogor yang kehilangan orangtuanya akibat Covid-19. Karena walau bagaimanapun anak-anak tetap harus mendapatkan pendidikan yang layak. Karena mereka adalah generasi penerus bangsa," katanya.
Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih
cepat
Share this article
Cara mendapatkan beasiswa ini pun cukup mudah. Masyarakat tinggal melampirkan sejumlah berkas persyaratan administrasi.