BOGOR, AYOJAKARTA.COM - Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, dibukanya kembali rumah ibadah untuk kegiatan keagamaan, berdasar pada landasan ilmiah terkait perkembangan penanganan dan penyebaran Covid-19 di Kota Bogor, namun dengan tetap menerapkan sistem protokol kesehatan yang ketat.
“Landasan kita adalah landasan ilmiah. Rekomendasi dari pakar epidemiologi bahwa kondisi Kota Bogor sudah cukup terkendali dan melandai. Angka penularannya sudah dibawah satu (RO 0,74). Oleh karena itu sudah bisa dimulai langkah-langkah yang lebih baru,” kata Bima, Jumat (29/5/2020).
Dia mengatakan telah banyak ikhtiar yang dilakukan oleh pemerintah dan berbagai elemen masyarakat , termasuk tenaga kesehatan dalam penanganan Covid-19 ini.
“Tetapi ujungnya karena kuasa Allah. Oleh karena itu kita yakini kepada Allah di tempat-tempat ibadah adalah jalan utama kita menang melawan covid-19. Dengan Bismillah Pemkot mulai mengizinkan masjid-masjid di Kota Bogor untuk kembali menyelenggarakan aktivitas beribadah bersama dengan catatan memberlakukan protokol kesehatan dengan sangat ketat,” katanya.
AYO BACA : Kembali Dibuka untuk Beribadah, Begini Protokol Kesehatan di Masjid Kota Bogor
Belum semua masjid diperbolehkan menggelar kegiatan keagamaan di rumah ibadah. Dari 875 masjid yang ada di Kota Bogor, menurut data DMI, sekitar 80 persen masjid sudah siap dengan penerapan protokol kesehatan.
“Nanti setiap masjid bisa mengajukan permohonan kepada kelurahan agar disetujui oleh wali kota untuk diizinkan, kita data yang rapi. Masjid ini (Baitur Ridwan) dipilih karena kita cek memiliki protokol kesehatan yang sangat siap. Kemarin diproses dan hari ini diizinkan. Saya harap semua masjid seperti ini tentunya dengan kapasitas masing-masing,” katanya.
Masjid Baitur Ridwan di Semplak, Bogor Barat ini akan menjadi percontohan dengan sistem protokol kesehatan yang baik.
“Insyaallah menjadi contoh masjid se-Kota Bogor. Diatur jaraknya, diperiksa suhu tubuhnya, dan disediakan untuk cuci tangan. Insya Allah syariatnya kita tempuh, protokol kesehatannya kita tegakkan dan di sinilah kita bersimpuh,” ujarnya.
Rumah ibadah kembali digunakan, slaah satunya di Masjid Baitur Ridwan, Semplak, Bogor Barat yang menggelar salat Jumat.

Share this article
Insyaallah menjadi contoh masjid se-Kota Bogor.