BOGOR, AYOJAKARTA.COM -- Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim mengatakan Wali Kota Bogor, Bima Arya telah melakukan rapid test Covid-19 dan dinyatakan negatif Covid-19.
AYO BACA : Jumlah Kematian Akibat Covid-19 Capai 90 Orang, Anies: Ini Sangat Mengkhawatirkan
"Alhamdulillah kondisi kesehatan pak Bima saat ini dalam kondisi kesehatan yang stabil tidak ada tanda penurunan atau tanda medis yang signifikan. Sudah dilakukan rapid test hasilnya negatif," ujar Dedie dalam video siaran langsung Instagram Pemkot Bogor, Kamis (2/4/2020).
AYO BACA : Ditolak Warga, Rapid Test Covid-19 di Stadion GBLA Batal Digelar
Meski hasil rapid test negatif namun Bima dikatakan Dedie tetap harus menjalani swab test untuk mengetahui hasil yang lebih akurat.
"Secara prosedur Covid-19, protokolnya tetap dilakukan swab test. Sudah diambil spesimennya namun harus menunggu hasil paling tidak butuh waktu kurang lebih satu sampai dua hari," ungkap Dedie.
Dia menambahkan sesuai protokol Covid-19 swab test harus dilakukan sebanyak dua kali.
"Swab test harus dilakukan dua kali pertama sudah diambil nanti hasil seperti apa mudah-mudahan negatif, kemudian nanti akan diambil lagi swab test kedua, mudah-mudahan hasil negatif sehingga beliau bisa kembali memimpin Kota Bogor," kata Dedie.
AYO BACA : Update: 1.790 Kasus Positif, 112 Sembuh dan 170 Kematian di Indonesia
.jpg)
Share this article
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim mengatakan Wali Kota Bogor, Bima Arya telah melakukan rapid test Covid-19 dan dinyatakan negatif Covid-19.