JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Kepolisian masih mengandalkan sistem jalur satu arah untuk mengantisipasi kepadatan musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat.
Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Fadli Amri, mengklaim sistem satu arah (one way) masih efektif mengurai kemacetan di jalur Puncak.
“Selama musim liburan Nataru ini, petugas Polres Bogor akan melaksanakan rekayasa sistem satu arah yang terbukti masih efektif untuk mengatasi kepadatan jalur Puncak," kata Fadli dalam pesan elektroniknya, Minggu (22/12/2019).
Kepolisian memang sempat dua kali melakukan uji coba sistem 2-1 di Puncak, yakni pada Minggu 27 Oktober 2019 dan Sabtu 7 Desember 2019. Namun, dari uji coba tersebut diketahui bahwa sistem tersebut kurang efektif mengurai kemacetan di jalur Puncak.
Sistem satu arah pun kembali diberlakukan pada akhir pekan kemarin, Sabtu (21/12/2019) dan Minggu (22/12/2019).
AYO BACA : Jalur Puncak Sering Macet Bikin Okupansi Hotel Merosot 25 Persen
Pada Sabtu kemarin, sistem satu arah dimulai pukul 07.30 WIB dari Simpang Gadog hingga Taman Safari Indonesia (TSI). Sebaliknya, pada pukul 12.30 WIB, dilakukan satu arah pada kendaraan yang menuju ke bawah.
"Tindakan ini terbukti efektif yaitu sekitar pukul 15.30 WIB jalur Puncak telah dinormalkan kembali dua arah karena kepadatan arus telah berkurang," ujarnya.
Sistem satu arah kembali diberlakukan pada esok harinya mulai pukul 07.30 WIB. Pukul 09.30 WIB, jalur Puncak kemudian dinormalkan menjadi dua arah. Sekitar pukul 12.30 WIB, sistem satu arah kembali diberlakukan dan dinormalkan menjadi dua arah pada pukul 19.00 WIB.
“Berdasarkan data, kendaraan yang keluar Gerbang Tol Ciawi pada Minggu sebanyak 22.490 dan sampai pukul 18.00 WIB yang sudah masuk ke pintu masuk Tol Ciawi 20.711 kendaraan,” kata Fadli.
Pemberlakukan satu arah di Puncak akan menyesuaikan kondisi lapangan. Masyarakat dapat memantau kondisi terkini jalur Puncak melalui akun Instagram, Twitter dan Facebook @tmcpolresbogor.
"Silahkan akses dan buka sebelum mengarah ke Puncak. Kami juga membuka hotline Whatsapp di nomor +62-812-8858-2462,” terang Fadli.

Share this article
Kepolisian memang sempat dua kali melakukan uji coba sistem 2-1 di Puncak, yakni pada Minggu 27 Oktober 2019 dan Sabtu 7 Desember 2019. Namun, dari uji coba tersebut diketahui bahwa sistem tersebut kurang efektif mengurai kemacetan di jalur Puncak.