Pengunjung Wisata Ngalun di Kampung Warna-warni Bogor Menurun

Pengunjung Wisata Ngalun di Kampung Warna-warni Bogor Menurun. (ayobogor.com)
BOGOR, AYOJAKARTA.COM--Wisata Ngalun di Kampung Warna-warni di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor mengalami peningkatan kunjungan saat libur lebaran dan sekolah namun jika dibandingkan tahun sebelumnya jumlah kunjungan berkurang.
Pengelola sewa ban Ngalun, Jajang mengatakan pada pertamakali muncul pada tahun 2017 omset sewa ban yang disediakan oleh warga setempat itu bisa mencapai Rp.1.000.000 saat libur lebaran.
"Dulu pas awal Rp. 1.000.000, kita sampai kewalahan melayaninya, sekarang cuma Rp300.000," ucap Jajang ditemui di Kampung Warna-warni, Kamis (13/6/2019).
Dia mengatakan disaat bukan momen liburan seperti pada akhir pekan jumlah pengunjung bahkan jauh lebih sepi. Jumlah ban karet yang disewa maksimal hanya sekira 10 hingga 20 unit ban.
"Kalau dulu saat akhir pekan bisa sampai 50 ban yang disewa, mungkin ya wisatawan khususnya anak-anak bosan juga karena disini cuma ngalun saja, tapi kalau soal sewa ban masih terjangkau cuma Rp.5.000 satu ban," katanya.
Meski demikian sambung Jajang pihaknya berharap kunjungan wisatawan ke kampung warna-warni ini meningkat karena banyak warga seperti pedagang akan diuntungkan dengan kunjungan wisatawan.
Oleh karena itu ia berharap perhatian pemerintah setempat untuk ikut berupaya mengenjot kunjungan wisatawan karena sejauh ini wisata ini dikelola secara swadaya oleh warga setempat.
"Keinginan warga ingin ada peningkatan, karena kan banyak warga yang berdagang disekitar sini. Ini hasil sewa ban juga buat pemasukan khas warga yang juga dipakai buat merawat tempat wisata ini," tukas Jajang.
Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih
cepat
Share this article
Wisata Ngalun di Kampung Warna-warni di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor mengalami peningkatan kunjungan saat libur lebaran dan sekolah namun jika dibandingkan tahun sebelumnya jumlah kunjungan berkurang.