AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Sosial kembali menyalurkan bantuan sosial ( bansos ) Pemenuhan Kebutuhan Dasar ( PKD ) untuk periode Juli 2026.
Bantuan tersebut diberikan kepada 212.116 penerima manfaat yang telah dinyatakan memenuhi syarat berdasarkan hasil verifikasi dan pemadanan data terbaru.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan tetap mendapatkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.
Adapun program yang disalurkan dalam bansos PKD Juli 2026 meliputi Kartu Anak Jakarta (KAJ), Kartu Lansia Jakarta (KLJ), dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ).

Dikutip dari akun Instagram @dinsosdkijakarta, Dinas Sosial DKI Jakarta menjelaskan seluruh penerima manfaat telah melalui proses verifikasi dan validasi data secara berkala.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan diberikan kepada warga yang benar-benar memenuhi kriteria sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain mengacu pada regulasi, penetapan penerima bantuan juga didasarkan pada hasil pemadanan data dari berbagai sumber serta verifikasi lapangan.
Mekanisme ini diterapkan agar proses penyaluran berlangsung secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Melalui pembaruan data secara rutin, Dinas Sosial berupaya menjaga kualitas data penerima sehingga bantuan sosial dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan sekaligus meminimalkan potensi kesalahan dalam penyaluran.
Berikut ini adalah rincian jumlah penerima bansos KAJ, KLJ, dan KPDJ:
- KAJ: 24.283 penerima
- KLJ: 167.251 penerima
- KPDJ: 20.582 penerima

Pencairan mulai dilakukan pada Jumat (24/7) secara bertahap.
Masing-masing KPM akan mendapatkan dana bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan.
Dinsos DKI berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para penerima manfaat untuk memenuhi kebutuhan pokok dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.***
Share this article
Bantuan tersebut diberikan kepada 212.116 penerima manfaat yang dinyatakan memenuhi syarat berdasarkan hasil verifikasi dan pemadanan data terbaru.