AYOJAKARTA.COM – Seiring dengan kemajuan teknologi, para penjahat terus berinovasi, salah satunya dengan membuat dan mengedarkan uang mutilasi.
Karenanya, selain harus lebih teliti masyarakat luas juga perlu semakin bersikap waspada dengan maraknya peredaran uang mutilasi.
Uang mutilasi adalah sebutan untuk jenis uang kertas palsu yang disambung dengan menggunakan uang asli.
Lantaran uang mutilasi termasuk sebagai barang tiruan, maka tidak dapat digunakan sebagai alat pembayaran atau transaksi yang sah.
Baca Juga: Beredar Uang Mutilasi, Berikut Ciri-ciri yang Harus Kamu Ketahui
Bank Indonesia (BI) mengungkapkan memutilasi uang bisa dianggap tindakan kriminal.
"Tindakan yang dilakukan dalam video tersebut itu bisa dikategorikan kriminal," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono, dikutip dari ameera.republika.co.id, Senin, 11 September 2023.
Agar terhindar dari dampak peredaran uang mutilasi, masyarakat perlu mengenali ciri-ciri dari uang asli yang diterbitkan oleh Bank Indonesia.
Untuk mengenali ciri uang asli, langkah paling mudah yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan "tiga D".
Baca Juga: 4 Tips Agar Uang Saku Kuliah Cukup hingga Akhir Bulan, Mahasiswa Rantau Wajib Tahu!
Tiga D merupakan salah satu cara paling sederhana dan mudah untuk membedakan uang asli dengan uang palsu.
Dilihat, pada uang pecahan Rp50.000 dan Rp100.000, terdapat benang pengaman uang yang dapat berubah warna.
Pada uang kertas pecahan Rp20.000, Rp50.000 dan Rp100.000 terdapat perisai logo BI serta angka yang dapat berubah warna.
Selain itu, pada setiap uang kertas yang diterbitkan oleh Bank Indonesia terdapat gambar tersembunyi.
Baca Juga: Budgeting Uang Rp 1 Juta untuk Anak Kos dalam Sebulan, Pakai Metode Ini Dijamin Punya Tabungan!
Diraba, setiap uang yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia terdapat sejumlah tekstur yang berbeda di sejumlah permukaannya.
Selain di gambar utama, tekstur kasar juga dapat dirasakan di bagian gambar lambang negara, angka nominal, huruf terbilang, frasa NKRi serta tulisan Bank Indonesia.
Selain untuk mempermudah pemeriksaan, perbedaan tekstur dan kode rahasia ini juga ditujukan bagi pemilik uang yang tidak dapat melihat atau tuna netra.
Diterawang, setiap uang kertas terbitan Bank Indonesia akan terdapat gambar pahlawan serta ornamen khusus pada pecahan tertentu.
Baca Juga: Cara Mendapatkan Uang dari Internet dengan Kreativitas dan Dedikasi
Ornamen atau gambar khusus yang unik ini dapat dilihat apabila uang dibentangkan di tempat yang terang atau diterawang.
Sedangkan uang palsu yang kini mulai banyak beredar tidak memiliki kelengkapan secara utuh apabila dilakukan pemeriksaan 3D.
Berbeda dengan uang palsu, uang mutilasi juga memiliki tanda yang dapat dikenali secara mudah dalam waktu singkat.
Uang mutilasi biasanya terdapat sambungan di permukaan uang, baik sambungan vertikal atau horizontal.
Baca Juga: Anak Kost Wajib Tahu Tips Menghemat Uang Berikut ini, Dijamin Gak Bikin Boros!
Karena berupa sambungan, maka tekstur yang terdapat pada uang mutilasi juga terasa berbeda dengan uang asli.
Salah satu yang paling mencolok dari uang mutilasi adalah adanya perbedaan nomor seri pada bagian uang.***

Share this article
Uang mutilasi adalah sebutan untuk jenis uang kertas palsu yang disambung dengan menggunakan uang asli.