AYOJAKARTA.COM – SoftBank Vision Fund dikabarkan telah menggugat IRL yang merupakan perusahaan media sosial.
Gugatan yang dilayangkan oleh SoftBank Vision Fund terhadap IRL tersebut berlandaskan tuduhan pembohongan terkait angka yang bertujuan untuk merayu para investor.
Sebagai informasi, dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube The Overpost, SoftBank Vision Fund didirikan oleh Masayoshi Son yang merupakan orang terkaya nomor 3 di Jepang.
Awalnya SoftBank sangat terkenal lantaran investasi mereka di perusahaan Alibaba sebanyak 20 juta dollar pada tahun 2000.
Kemudian pada tahun 2020, investasi Softbank ke Alibaba mencapai 120 miliar dollar alias kenaikan sebanyak 6000 kali lipat.
Inilah kemudian yang membuat Startup di Indonesia yang diinvest oleh SoftBank pastinya merasa sangat bangga.
Di Indonesia sendiri Softbank Vision Fund merupakan investor dari PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Namun baru-baru ini ada kabar cukup mengejutkan di mana investor GOTO ini mengaku tertipu angka palsu dari sebuah startup bernama IRL.
Baca Juga: bank bjb Sabet Penghargaan Best Bank 2023 Majalah Investor
Softbank meyakini jika IRL sudah mengutak-atik data kinerja perusahaan bahkan termasuk mengubah angka aktivitas pengguna.
Atas dugaan tersebut, SoftBank Vision Fund akhirnya memutuskan untuk menggugat perusahaan media sosial IRL.
Gugatannya sendiri dilayangkan para pemegang saham GoTo terhadap IRL melalui Pengadilan federal San Francisco, Amerika Serikat.
Diinformasikan jika Startup IRL tersebut mampu mendapatkan keuntungan hingga jutaan dollar AS melalui tindak penggelembungan dana dari beberapa investor.
Baca Juga: bank bjb Ikut Tawarkan ST010, Ada Cashback Menarik bagi Investor
Bagi yang belum tahu, media sosial IRL meluncur ke publik tepatnya pada April 2021 silam.
IRL sendiri memiliki fungsi sebagai salah satu aplikasi medsos yang diperuntukkan bagi Gen Z dengan pertumbuhan paling tinggi.
Hal itu kemudian membuat IRL berada di posisi seperti Facebook dan Twitter yang memiliki potensi untuk bisa meledak di kancah platform.
Diketahui, pada Mei 2021 tepatnya satu bulan setelah peluncuran, SoftBank bahkan langsung menanamkan modal sebanyak 150 juta US Dolar di IRL melalui Vision Fund.
Tak hanya itu, SoftBank juga membeli saham dengan nilai 125 juta US DOlar dari perusahaan serta saham dengan nilai 25 juta US Dolar dari pemegang saham yang sebelumnya termasuk juga CEO IRL Abraham Shafi, Noah Shafi, dan Yassin Aniss.
Kemudian SoftBank mendapat informasi jika pengguna aktif IRL mencapai 12 juta namun menurut gugatan angka tersebut adalah fiktif.
Startup IRL menipu mereka dengan menggunakan bot agar tampak ramai sehingga para investor jadi tergiur.***

Share this article
Investor GOTO, SoftBank Vision Fund, mengaku tertipu dengan angka palsu dari sebuah startup bernama IRL.