AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah Indonesia terus menyalurkan bantuan sosial (Bansos) kepada masyarakat rentan dan kurang mampu di tahun 2025, khususnya menjelang bulan Ramadhan yang jatuh pada Maret 2025.
Pencairan bansos di bulan Februari 2025 ini ditujukan untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan rumah tangga selama Ramadhan.
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar dalam sistem Kementerian Sosial dengan NIK yang valid akan menerima beberapa jenis bantuan.
Baca Juga: Kabar Gembira! Ada 3 Bansos Tambahan Untuk KPM PKH dan BPNT, Ada Bantuan Tunai dan Kesehatan
Program Keluarga Harapan (PKH) memasuki tahap pertama untuk periode Januari-Maret dengan besaran bervariasi berdasarkan komponen, yaitu:
- anak SD (Rp225.000 per 3 bulan dari total Rp900.000 per tahun).
- anak SMP (Rp375.000 per 3 bulan dari total Rp1,5 juta per tahun),
- anak SMA (Rp500.000 per 3 bulan dari total Rp2 juta per tahun),
- lanjut usia (Rp600.000 per 3 bulan dari total Rp2,4 juta per tahun),
Baca Juga: Bingung Status SI Belum Muncul di Aplikasi Cek Bansos? Cek Hal Penting Ini Dulu!
- penyandang disabilitas berat (Rp600.000 per 3 bulan dari total Rp2,4 juta per tahun),
- ibu hamil atau nifas (Rp750.000 per 3 bulan dari total Rp3 juta per tahun), dan
- anak usia dini 0-6 tahun (Rp750.000 per 3 bulan dari total Rp3 juta per tahun).
Selain PKH, bantuan pangan non tunai (BPNT) juga akan disalurkan pada Februari 2025 dengan pencairan sekaligus untuk periode Januari-Maret.
Setiap penerima manfaat BPNT akan mendapatkan bantuan sebesar Rp600.000 yang dapat dicairkan melalui layanan perbankan atau kantor pos terdekat.
Program Indonesia Pintar (PIP) juga mulai dicairkan dalam periode Februari hingga April 2025 sebagai bantuan pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Besaran bantuan PIP 2025 bervariasi berdasarkan jenjang pendidikan:
- siswa SD menerima Rp450.000 per tahun (Rp225.000 untuk siswa baru dan kelas akhir),
- siswa SMP menerima Rp750.000 per tahun (Rp375.000 untuk siswa baru dan kelas akhir), dan
- siswa SMA menerima Rp1,8 juta per tahun (Rp500.000 hingga Rp900.000 untuk siswa baru dan kelas akhir).
Untuk memudahkan masyarakat mengecek status penerimaan bantuan sosial, pemerintah telah menyediakan beberapa platform digital.
Masyarakat dapat memeriksa status penerima PKH melalui aplikasi CekBansos atau mengunjungi situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
Sedangkan untuk penerima Program Indonesia Pintar, verifikasi status dapat dilakukan melalui laman pip.kemendikdasmen.go.id.
Langkah-langkah pengecekan status Bansos meliputi:
1. Membuka aplikasi CekBansos atau mengakses situs cekbansos.kemensos.go.id
2. Memasukkan data sesuai KTP
3. Memilih jenis bantuan sosial yang ingin diperiksa
4. Mengklik tombol 'cari data' untuk melihat hasil.
Pencairan bantuan sosial ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu, terutama dalam menghadapi kebutuhan selama bulan Ramadhan 2025.***

Share this article
Pemerintah Indonesia terus menyalurkan bantuan sosial (Bansos) kepada masyarakat rentan dan kurang mampu di tahun 2025.