AYOJAKARTA.COM - Meskipun Vivo V50 Pro menawarkan berbagai fitur menarik, terdapat beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan.
Penggunaan chipset Snapdragon 7 Gen 3 yang sama dengan dua generasi sebelumnya (sejak Vivo V30) menunjukkan kurangnya inovasi di sektor performa.
Di tahun 2025, chipset ini mungkin akan tertinggal dibandingkan kompetitor seperti iQOO Neo 10 Pro yang menawarkan performa lebih tinggi di kisaran harga yang sama.
Dikutip dari kanal YouTube Pricebook, Jumat (13/12/2024) bagi para gamers dan pengguna yang membutuhkan performa maksimal, hal ini bisa mnejadi pertimbangan serius.
Dari sisi kamera, ketiadaan lensa telephoto dan sesnor Zaiss (yang biasanya menjadi andalan seri V) pada model S20 di China menjadi kekhawatiran tersendiri.
Meskipun diprediksi akan ada penambahan branding Zeiss saat rilis global, setup dual kamera dengan hanya kamera utama 50MP dan ultawide 8MP terasa kurang kompetitif di kelas harga Rp6 juta.
Kompetitor di kelas yang sama umumnya sudah menawarkan setup triple atau quad camera dengan kapabilitas zoom yang lebih baik.
Dari segi harga, Vivo V50 Pro diperkirakan akan dibanderol sekitar Rp5.999.000 untuk varian 8/256GB di Indonesia.
Baca Juga: Status Dibatalkan Sebagai Penerima KJP Plus Tahap II Tahun 2024? Segera Lakukan Hal Ini Agar Cair
Meski harga ini lebih rendah dari V40, persaingan di segemn mid-range premium semakin ketat dengan hadirnya berbagai kompetitor yang menawarkan spesifikasi lebih tinggi.
Sebagai perbandingan, direntang harga Rp5-6 juta, beberapa kompetitor sudah menawarkan chipset kelas flagship.
Selain itu, dilengkapi dengan layar AMOLED E7, sistem pendingin yang lebih advanced, dan teknologi kamera yang lebih canggih.
Kekurangan lainnya termasuk tidak adanya slot microSD untuk ekspansi memori, speaker yang masih mono (bukan stereo), dan tidak adanya sertifikasi IP68 untuk ketahanan air dan debu (hanya IP54).
Meskipun desainnya premium dengan ketebalan 7,19mm, penggunaan material kaca membuatnya rentan terhadap goresan dan membutuhkan penggunaan casing yang akan menambah ketebalan device.
Teknologi NFC yang disertakan juga masih menggunakan standar lama yang mungkin akan tertinggal untuk standar pembayaran digital di masa depan.***

Share this article
Penggunaan chipset Snapdragon 7 Gen 3 yang sama dengan dua generasi sebelumnya menunjukkan kurangnya inovasi di sektor performa Vivo V50 Pro