AYOJAKARTA.COM - Apple dengan tegas membantah seluruh tuduhan praktik monopoli dalam kasus gugatan massal di Inggris melalui serangkaian pernyataan resmi dan konferensi pers khusus yang digelar di London.
"App Store bukan hanya sebuah platform distribusi aplikasi," ujar Tim Cook, CEO Apple.
"Tetapi merupakan ekosistem yang telah kami bangun selama bertahun-tahun dengan investasi teknologi, keamanan, dan inovasi yang sangat besar." lanjutnya.
Cook menambahkan bahwa komisi 30% yang diterapkan adalah adalah standar yang wajar.
Baca Juga: Tenaga Honorer Gagal SKD dan SKB CPNS 2024 Bisa Daftar PPPK Tahap 2? Begini Ketentuannya
"Telah memungkinkan kami mengembangkan sistem yang menguntungkan baik pengembang maupun pengguna" tambahnya, dikutip dari kanal YouTube Watch watch, Kamis (16/1/2025).
Pernyataan ini didukung dengan data konkret yang menunjukkan bahwa lebih dari 90% aplikasi di App Store sebenarnya tidak dikenakan komisi sama sekali.
Katherine Adams, Senior Vice President dan general Counsel Apple, dalam dokumen pembelaan resmi menguraikan bahwa tuduhan praktik monopoli tersebut sama sekali tidak berdasar.
"Kami telah membantu lebih dari 2,7 juta pengembang di Eropa menghasilkan pendapatan lebih dari £85 miliar melalui App Store. Sistem yang kami bangun telah menciptakan ekosistem yang aman, terpercaya, dan menguntungkan bagi semua pihak," jelasnya dalam konferensi pers.
Lebih lanjut, Craig Federighi, Senior Vice President Software Engineering Apple, menambahkan "Keamanan dan privasi pengguna adalah prioritas utama kami."
"Setiap aplikasi yang masuk ke App Store melalui proses peninjauan ketat yang melibatkan lebih dari 500 ahli keamanan siber. Prosedur ini membutuhkan invetsai besar yang sebagian dibiayai dari komisi App Store." tambahnya.
Dalam dokumen pembelaan setebal 150 halaman yang diajukan ke pengadilan London, Apple merinci bagaimana dana dari komisi App Store digunakan untuk pengembangan platform.
"Dari setiap komisi 30% yang kami terima, sekitar 23% diinvestasikan kembali untuk pengembangan tools, framework, dan sistem keamanan yang digunakan pengembang," ungkap Phil Schiller, Apple Fellow.
Apple juga mengungkapkan data bahwa selama tahun 2023, mereka telah mencegah lebih dari $2 miliar potensi penipuan di App Store dan menolak lebih dari 1,7 juta pengajuan aplikasi yang berpotensi membahayakan pengguna.
"Tanpa sistem yang kami bangun dan biaya yang kami investasikan, pengguna akan menghadapi risiko keamanan yang jauh lebih besar," tegas Tim Cook dalam pernyataan penutupnya.***

Share this article
Apple membantah tegas tuduhan praktik monopoli dalam kasus gugatan massal di Inggris terkait App Store.