AYOJAKARTA.COM – Kurangnya kecerdasan emotional quotient (EQ) pada seseorang pada dasarnya ditandai dengan berbagai hal.
Di antara tanda tersebut, di antaranya adalah dengan belum adanya kematangan secara emosi dalam diri.
EQ sendiri melibatkan kemampuan seseorang untuk bisa melakukan berbagai hal.
Di antara yaitu untuk memahami, mengatur, menggunakan, serta mengelola emosi agar di dalam kehidupan bisa meraih kebahagiaan dan juga kesuksesan.
Lantas, bagaimana ciri-ciri anak yang memiliki EQ tinggi sejak dini? Apakah dapat diketahui?
Dikutip dari akun TikTok @meylien1111 pada Sabtu, 4 Mei 2024, berikut 5 ciri yang menunjukkan jika anak-anak memiliki EQ tinggi.
1. Punya kesadaran diri
Ciri pertama yang menunjukkan bahwa anak tersebut memiliki kemampuan EQ tinggi adalah memiliki kesadaran diri.
Maksudnya kesadaran diri untuk mengetahui emosi yang dirasakan oleh orang lain serta mengenali perasaannya sendiri ketika suatu hal sedang terjadi.
Serta anak tersebut dapat membedakan sikap terkait dengan berbagai hal yang sedang dia hadapi.
2. Mampu mengelola suasana hati
Ciri yang kedua ini akan jelas terlihat ketika si anak mampu untuk mengendalikan perasaannya sehingga relevansi dengan situasi.
Atau penjelasan mudahnya, si anak tersebut pandai memilih reaksi yang tepat saat sesuatu hal sedang terjadi.
Baca Juga: 4 Tanda Sindrom Anak Perempuan Pertama, Ternyata Salah Satunya Berhubungan dengan People Pleaser
3. Motivasi diri
Selanjutnya, jika anak tersebut memiliki EQ tinggi ditandai dengan memiliki motivasi diri serta bisa mengarahkan emosinya dengan baik, untuk mengarahkan dirinya pada suatu tujuan yang ingin dicapai.
Di sisi lain, terlepas dari perasaannya sendiri yang mungkin saja terkadang mengalami keraguan.
4. Empati
Anak dengan EQ tinggi juga akan mampu mengenali perasaan orang lain serta menyesuaikan dengan isyarat verbal dan non verbal.
Baca Juga: Waspadai Ciri-ciri Trauma pada Anak, Jangan Dibiarkan Bisa Fatal, Orang Tua Wajib Tahu!
5. Pandai menjalin pertemanan
Terakhir, anak dengan EQ tinggi sangat pandai berinteraksi dengan orang-orang yang ada di sekitarnya.
Selain itu, anak tersebut mampu menyelesaikan masalah yang sedang terjadi dan juga pandai bernegosiasi.***

Share this article
Kurangnya kecerdasan emotional quotient (EQ) pada seseorang pada dasarnya ditandai dengan berbagai hal.