AYOJAKARTA.COM -- Jika manusia tidak dapat memproses pikiran secara sadar, maka kita tidak akan bisa mencapai kemajuan teknologi, politik, sosial, dan ekonomi seperti sekarang ini.
Kebiasaan berpikir telah memberikan begitu banyak manfaat dalam kehidupan modern, sehingga mudah untuk berasumsi bahwa berpikir berlebihan merupakan sebuah kebiasaan yang positif.
Namun, sebenarnya overthinking adalah sebuah kebiasaan yang negatif dan bisa menimbulkan masalah yang ekstrem.
Memikirkan sesuatu secara berlebihan, baik itu tentang opini, situasi, atau tindakan orang tertentu, dapat membuatmu tidak mampu untuk berpikir jernih dan menghalangimu untuk mengambil tindakan.
Overthinking memenuhi pikiranmu dengan keraguan dan ke negatifan serta mengurangi kebahagiaanmu.
Tetapi untungnya, ada beberapa cara yang dapat kamu pelajari untuk berhenti berpikir berlebihan dan mengambil kembali kendali atas hidupmu.
Dikutip Ayojakarta.com dari Youtube Calon Psikolog, pada Minggu, 28 April 2024, berikut adalah dua belas cara tersebut:
1. Ubah Sudut Pandangmu dalam Mengambil Keputusan
Tanyakan pada dirimu mengapa kamu terlalu memikirkan hal tersebut. Seringkali overthinking disebabkan oleh rasa takut, terutama rasa takut yang akan membuat keputusan yang salah.
Melihat situasi sebagai kesempatan untuk belajar dan menambah pengalaman dapat membantumu untuk mengatasi rasa takut tersebut.
2. Mulailah Mengambil Tindakan
Kelumpuhan analisis terjadi ketika seseorang terlalu banyak berpikir atau menganalisis sebuah situasi, sehingga tidak mampu untuk mengambil tindakan.
Mendorong dirimu untuk mengambil tindakan akan membantumu untuk mengatasi kondisi ini.
3. Belajar untuk Tidak Memusingkan Hal-hal Sepele
Menganalisis sesuatu secara berlebihan membuat masalah yang kecil terlihat jauh lebih besar dari yang sebenarnya. Belajar untuk tidak memusingkan masalah-masalah yang sepele akan membantumu untuk mengatasi kebiasaan overthinking.
4. Berhentilah Menunggu Momen yang Sempurna
Menunggu momen yang sempurna hanya akan menyebabkan prokrastinasi dan stres. Mulailah melakukan sesuatu tanpa menunggu waktu yang "tepat".
Baca Juga: 3 Tanda Orang yang Sabar dari Sudut Pandang Ilmu Psikologi, Berapa Nilai Sabar Kamu dari 1-100?
5. Tetapkan Batas Waktu untuk Membuat Keputusan
Memberikan dirimu batas waktu untuk membuat keputusan akan mencegah kelumpuhan analisis dan membuatmu lebih fokus.
6. Lakukan yang Terbaik dan Lupakan Sisanya
Fokuslah untuk melakukan yang terbaik dalam situasi yang ada dan jangan terlalu memusingkan hal-hal yang tidak dapat kamu kendalikan.
7. Belajar untuk Menghentikan Pemikiran yang Tidak Penting
Luangkan waktu untuk beristirahat dan tanyakan pada dirimu apakah pemikiran yang sedang kamu renungkan bermanfaat atau tidak. Jika tidak, berhentilah memikirkannya.
8. Berintrospeksi
Menuliskan isi pikiranmu ke dalam tulisan akan membantumu untuk menghindari stres yang disebabkan oleh pemikiran negatif.
9. Pikirkan Skenario Terburuk
Memikirkan skenario terburuk dengan lebih mendalam akan membantumu untuk menyadari bahwa sebagian besar skenario tersebut sebenarnya tidak terlalu menakutkan.
10. Jangan Terlalu Keras pada Diri Sendiri
Belajar untuk memaafkan dirimu sendiri dan menyadari bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya.
11. Berhentilah Memikirkan Hal-hal yang Tidak Berguna
Fokuslah pada hal-hal yang dapat kamu kendalikan dan yang berguna bagi kehidupanmu.
12. Percayalah pada Diri Sendiri
Bangunlah kepercayaan diri dan yakinlah bahwa kamu mampu untuk mengatasi rintangan dan tantangan dalam hidupmu.
Kebanyakan dari kita terlalu sering memikirkan atau menganalisis sesuatu secara berlebihan di sepanjang hidup kita.
Namun, ketika hal tersebut menjadi sebuah kebiasaan, kita harus mempelajari cara untuk mencegah overthinking mengambil alih hidup kita.
Melalui pemahaman dan penerapan dua belas cara di atas, kita dapat mengatasi kebiasaan overthinking dan mengambil kembali kendali atas hidup kita.

Share this article
Sebenarnya overthinking adalah sebuah kebiasaan yang negatif dan bisa menimbulkan masalah yang ekstrem.