AYOJAKARTA.COM -- Move On merupakan kata kunci yang sering terdengar setiap kali seseorang mengalami situasi tidak sesuai ekspektasi.
Mengalami peristiwa sulit dan penuh tekanan, seseorang akan mengalami kebekuan perasaan dan kebuntuan pikiran sehingga perlu untuk melakukan Move On.
Meskipun terkesan sangat mudah untuk diucapkan, namun Move On merupakan suatu rangkain keadaan yang menyedot energi dan membutuhkan kesabaran.
“Move on bukan berarti melupakan permasalahan, tetapi menerima apapun yang menjadi akar persoalan dan melanjutkan kehidupan,” kata tokoh utama Fairy Tail, Erza Scarlet.
Sementara bagi Psikiater Elisabeth Kubler-Ross, untuk bisa move on seseorang akan melalui beberapa tahapan perubahan yang dikenal dengan The Five Stages of Grief.
Berikut ini adalah lima tahapan yang akan dilalui seseorang ketika sedang berproses menuju perubahan dan perbaikan diri atau move on.
Fase pertama yang akan dialami seseorang ketika mendapatkan ketidaknyamanan adalah melakukan Penyangkalan atau Denial.
Dalam fase ini, seseorang akan terus berpura-pura bahwa segalanya baik-baik saja dan beranggapan bahwa situasi akan pulih dan kembali seperti sebelumnya.
Baca Juga: Caramu Membawa Tas Bisa Ungkap Banyak Hal Tentang Kepribadianmu, Kamu Tipe yang Mana?
Fase selanjutnya yang akan dialami oleh seseorang ketika move on adalah merasakan kemurkaan atau marah.
Selain bisa dilampiaskan kepada diri sendiri, kemarahan juga dapat dilampiaskan kepada situasi atau bahkan orang di sekitarnya.
Fase ketiga dari seseorang yang sedang move on adalah melakukan upaya tawar menawar dengan perasaannya atau Bargaining.
Pada tahapan ini, seseorang yang berproses untuk move on akan mulai dihinggapi dengan banyak beranda-andai dan bertanya kepada diri sendiri.
Fase keempat dari seseorang yang sedang move on adalah mengalami berbagai macam tekanan dari dalam diri atau Depresi.
Baca Juga: Pedagang Tanah Abang Minta Shopee dan Lazada Juga Ditutup, Warganet: Ngelunjak
Pergolakan emosi serta liarnya pikiran yang terjadi di dalam diri akan menjadikan seseorang mengalami perubahan sikap seperti kesepian, takut dan sejenisnya.
Fase kelima yang dialami seseorang ketika sedang berproses untuk move on adalah Acceptance atau Penerimaan.
Dalam fase ini seseorang akan mulai menyadari dan memahami bahwa beberapa hal dalam hidup memang akan membekas dan tidak bisa kembali seperti sebelumnya.
Pada fase ini, seseorang yang sedang move on juga akan mulai mengakui setiap emosi dan melahirkan hal baru atas makna hidup.
Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Temukan Huruf H di Antara Huruf B, Ketahui Seberapa Tajam Penglihatan Kamu
Kemampuan dalam memberi makna perubahan secara lebih baik atas peristiwa tidak menyenangkan inilah yang membuat seseorang memasuki kedewasaan baru.
Demikian seperti dirangkum Ayojakarta.com pada Selasa, 10 Oktober 2023 dari akun Instagram @psikologid.***

Share this article
Move On merupakan kata kunci yang sering terdengar setiap kali seseorang mengalami situasi tidak sesuai ekspektasi.