AYOJAKARTA.COM – Marah adalah salah satu emosi yang seringkali dianggap sebagai sesuatu yang buruk.
Marah adalah bentuk emosi normal yang dilakukan oleh setiap manusia, mulai dari anak-anak hingga dewasa.
Apakah marah adalah sesuatu yang baik atau buruk? Berikut fakta terkait marah, yang dikutip AyoJakarta dari LifeHack, Senin (4/9/2023).
Baca Juga: 5 Tanda Pasangan Bukan Orang yang Tepat, Salah Satunya Miliki Emosi yang Buruk!
- Marah pada dasarnya tidak buruk
Meskipun marah terkadang membuat badan terasa tidak nyaman, tetapi pada dasarnya emosi itu sendiri tidak buruk.
Pria, wanita dan anak-anak mengalami kemarahan secara berbeda. Anak-anak paling sering merasa marah karena tidak bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan, sedangkan orang dewasa marah ketika mereka merasa ada sesuatu yang tidak sesuai rencana.
Kemarahan itu sendiri bukanlah hal yang buruk atau bahkan berbahaya, namun tetap perlu pertimbangan.
Baca Juga: 4 Tanda Kamu Termasuk Orang yang Sering Menahan Emosi, Jangan Sering-sering Ya!
Seperti halnya emosi apapun, memahami mengapa emosi itu ada adalah langkah pertama untuk mendapatkan manfaatnya.
- Marah adalah emosi dengan efek fisiologis
Kita kadang merasakan detak jantung yang cepat, telapak tangan berkeringat, perut terasa panas dan otot-otot menegang saat merasa marah.
Selain itu dampak terburuk dari marah yang tidak terkendali, yaitu bisa menyebabkan stroke dan serangan jantung.
Sistem “lawan atau lari” berlaku saat memutuskan cara terbaik untuk mengatasi amarah.
Baca Juga: 7 Alasan Pentingnya Mempelajari Kecerdasan Emosi yang Jadi Kunci Kebahagiaan di Dunia
Terkadang marah menjadi salah satu keputusan yang kita ambil dalam kondisi tertentu, tetapi ingat bahwa marah juga dapat menyebabkan efek terhadap fisik, jadi berhati-hatilah ketika memutuskan untuk marah.
- Marah memberikan motivasi.
Ketika kita merasakan emosi yang membuat kita geram, disaat yang sama kita juga merasa termotivasi.
Emosi marah dapat mendorong kita untuk menciptakan sesuatu yang inovatif sebagai upaya memecahkan suatu masalah.
Dengan memanfaatkan emosi marah menjadi motivasi adalah salah satu cara yang tepat untuk memanfaatkan amarah itu sendiri.
- Humor bisa meredakan amarah
Dalam sebuah pertengkaran, seseorang bisa menekan amarahnya dengan sesuatu yang lelucon atau humor menghibur.
Hal ini bisa dilakukan misalnya, kondisi di tempat kerja sedang tegang karena perbedaan pendapat, maka dengan mengeluarkan beberapa candaan akan membuat suasana menjadi lebih santai.
- Cari penyebab dari marah
Saat pertama kali merasakan marah, kamu perlu memeriksanya dan memahami asal muasalnya. Apakah kamu tidak mempercayai rekan kerja? Apakah tubuh perlu melepaskan ketegangan dan stres?
Baca Juga: 5 Tanda Kamu Pintar Mengelola Emosi dengan Bijak
Hanya dengan memeriksa permasalahan mendasar dari penyebab emosi marah, maka kamu dapat memahami cara terbaik untuk bertindak.
Kadang-kadang, berteriak, memukul bantal atau menulis dapat membantu dalam mengekspresikan kemarahan dengan cara yang sehat, namun itu tidak membantu dalam mengetahui mengapa kita merasakan kemarahan tersebut.
- Marah mengajarkan tentang kemampuan kita untuk mengatasinya
Kemarahan mengajarkan kita kemampuan untuk mengatasinya, karena dengan begitu kamu dapat dengan mudah dan objektif melihat batasan diri sendiri.
Terkadang kita merasa tertekan atau terburu-buru yang akhirnya berujung pada kemarahan, memecahkan masalah mendasar dalam situasi ini melatih kamu untuk membuat perencanaan dan menjadi lebih terorganisir.***

Share this article
Apakah marah adalah sesuatu yang baik atau buruk? Ternyata tidak selamanya marah buruk loh. Berikut fakta terkait marah.