AYOJAKARTA.COM -- Kemarahan dapat disebabkan oleh peristiwa internal dan eksternal. Anda mungkin merasa marah pada seseorang, entitas seperti perusahaan tempat Anda bekerja, atau peristiwa seperti kemacetan lalu lintas atau pemilihan politik.
Dari mana pun perasaan itu berasal, Anda tidak harus membiarkan amarah menguasai Anda. Dikutip Make Me Better, berikut adalah beberapa cara untuk membantu Anda tetap tenang.
1. Periksa diri Anda sendiri
Sulit untuk membuat pilihan cerdas saat Anda berada dalam cengkeraman emosi negatif yang kuat. Daripada mencoba membujuk diri sendiri turun dari tebing, hindari memanjatnya sejak awal.
Baca Juga: Muncul Sosok yang Siap Talangi Biaya Al Zaytun Usai Rekening Panji Gumilang Diblokir, Siapa?
Cobalah untuk mengidentifikasi tanda-tanda peringatan bahwa Anda mulai merasa terganggu. Saat Anda mengenali tanda-tandanya, menjauhlah dari situasi tersebut atau coba cara atau teknik relaksasi untuk mencegah iritasi Anda meningkat.
Jangan diam. Beberapa orang memiliki kecenderungan untuk terus mengulang kejadian yang membuat mereka marah. Itu adalah strategi yang tidak produktif, terutama jika Anda telah menyelesaikan masalah yang membuat Anda marah sejak awal.
Sebaliknya, cobalah untuk melepaskan kejadian masa lalu. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan berfokus pada hal-hal yang Anda hargai tentang orang atau situasi yang membuat Anda marah.
2. Ubah cara berpikir Anda
Saat Anda marah, mudah untuk merasa bahwa segala sesuatunya lebih buruk daripada yang sebenarnya. Melalui teknik yang dikenal sebagai restrukturisasi kognitif, Anda dapat mengganti pikiran negatif yang tidak membantu dengan pikiran yang lebih masuk akal.
Baca Juga: 5 Tanda Kamu Sudah Berdamai dengan Diri Sendiri
Alih-alih berpikir "Semuanya hancur", misalnya, katakan pada diri sendiri "Ini membuat frustrasi, tapi ini bukan akhir dari dunia".
3. Santai
Strategi relaksasi sederhana, seperti pernapasan dalam dan citra santai, dapat membantu menenangkan perasaan marah. Jika Anda sering mempraktikkan satu atau lebih dari strategi ini, akan lebih mudah untuk menerapkannya saat perasaan marah menyerang.
Pernafasan terfokus. Pernapasan dangkal adalah pernapasan marah. Berlatihlah mengambil napas yang terkontrol dan lambat yang Anda bayangkan keluar dari perut, bukan dari dada.
Gunakan citra. Visualisasikan pengalaman santai dari ingatan atau imajinasi Anda.
Relaksasi otot progresif. Dengan teknik ini, Anda perlahan-lahan menegangkan lalu mengendurkan setiap kelompok otot satu per satu. Misalnya, Anda mungkin mulai dengan jari kaki dan perlahan-lahan naik ke kepala dan leher.
Baca Juga: 5 Jurusan Kuliah Mudah untuk Kerja Kantoran
4. Tingkatkan keterampilan komunikasi Anda
Orang sering mengambil kesimpulan ketika mereka sedang marah, dan mereka dapat mengatakan hal pertama (sering kali tidak baik) yang muncul di kepala mereka. Cobalah untuk berhenti dan mendengarkan sebelum bereaksi.
Kemudian luangkan waktu untuk berpikir dengan hati-hati tentang bagaimana Anda ingin membalas. Jika Anda perlu menjauh untuk menenangkan diri sebelum melanjutkan percakapan, berjanjilah untuk kembali lagi nanti untuk menyelesaikan diskusi.
Jadilah aktif. Latihan fisik secara teratur dapat membantu Anda mengurangi tekanan, membakar ketegangan ekstra, dan mengurangi stres yang dapat memicu ledakan amarah.
5. Kenali (dan hindari) pemicu Anda
Pikirkan beberapa hal yang membuat Anda marah. Jika Anda tahu Anda selalu marah mengemudi di pusat kota pada jam sibuk, naiklah bus atau coba sesuaikan jadwal Anda untuk melakukan perjalanan pada waktu yang tidak terlalu sibuk.
Baca Juga: 5 Sikap Sederhana Kamu yang Ternyata Bisa Membuat Orang Lain Bahagia
Jika Anda selalu berdebat dengan pasangan di malam hari, hindari mengungkit topik perdebatan saat Anda berdua sedang lelah. Jika Anda terus-menerus kesal karena anak Anda tidak membersihkan kamarnya, tutup pintunya agar Anda tidak perlu melihat kekacauannya.
Anda tidak bisa sepenuhnya menghilangkan perasaan marah. Tetapi Anda dapat mengubah cara peristiwa tersebut memengaruhi Anda, dan cara Anda menanggapinya. Dengan berusaha mengendalikan amarah, Anda dan orang-orang yang dekat dengan Anda akan lebih bahagia dalam jangka panjang.

Share this article
Kemarahan dapat disebabkan oleh peristiwa internal dan eksternal. Karenanya, berikut adalah beberapa cara untuk membantu Anda tetap tenang.