AYOJAKARTA.COM - Dalam psikologi populer, Quarter Life Crisis (QLC) adalah krisis yang melibatkan kecemasan terhadap arah dan kualitas hidup seseorang.
QLC paling sering dialami dalam periode mulai dari usia awal dua puluhan hingga pertengahan tiga puluhan.
Menurut psikolog klinis Alex Fowke, QLC adalah masa ketidakamanan, keraguan dan kekecewaan seputar karier, hubungan, dan situasi keuangan Anda.
Apakah kamu mengalami hal yang didefinisikan oleh Fowke tersebut?
Baca Juga: Ilusi Optik: Temukan 'S' di antara Angka-Angka dalam 4 Detik
Akun Instagram @satupersenofficial yang dikutip AyoJakarta.com (23/3/2024) menyebutkan bahwa 86 persen Gen Z mengalami QLC!
Menurut satupersenofficial, krisis yang melanda kaum yang berusia 20 tahunan ini mencakup: keraguan karier, tekanan sosial, dan pencarian jati diri.
Pemicu utama krisis ini adalah: tekanan untuk sukses, perbandingan dengan orang lain, dan ketidakpastian terhadap masa depan.
Krisis ini tentu saja berdampak pada kesehatan mental kaum muda tersebut.
Meningkatnya kecemasan, depresi, hingga perasaan terjebak dalam rutinitas menjadi makanan sehari-hari.
Jika hal ini dibiarkan berlarut-larut tanpa upaya untuk mengatasinya, maka bukan tidak mungkin kaum muda ini akan menderita gangguan psikologis permanen.
Bayangkan, apa jadinya jika 80 persen lebih kaum muda yang seharusnya menjadi tulang punggung pembangunan negara kita sakit secara mental?
Sebuah bencana besar buat negara, bukan?
Baca Juga: INFO Loker! Penyedia Jasa Child Daycare Buka Lowongan Social Media & Online Community Specialist
Dukungan keluarga, teman, dan profesional bisa membantu mengatasi krisis ini.
Ada beberapa strategi yang perlu dilakukan untuk mengatasi krisis ini, seperti: lebih realistis pada tujuan, belajar menerima ketidakpastian, dan menjalani hobi.
Yang paling penting, jika kamu mengalami QLC, jangan pendam sendiri. Mintalah bantuan kepada tenaga kesehatan mental profesional.***
Baca Juga: Rekrutmen Bersama BUMN 2024 Dibuka 10 Hari, Ini Daftar Dokumen yang Wajib Disiapkan untuk Melamar

Share this article
Sekitar 86 persen Generasi Z alias Gen Z mengalami Quarter Life Crises, bagaimana bisa? Simak ulasan berikut.