AYOJAKARTA.COM -- Dalam kehidupan sosial, perilaku atau kebiasaan mengeluh sering dikaitkan dengan kondisi yang sedang dialami atau dirasakan seseorang.
Berbeda dengan sikap ekspresif yang lebih memiliki muatan positif atau karena dorongan asertif, mental mengeluh cenderung memposisikan diri sebagai korban dari keadaan.
Mengeluh merupakan suatu bentuk ekspresi negatif karena penolakan terhadap keadaan diri sendiri yang disebabkan oleh ketidakpuasan.
Meski terkesan sepele dan biasa terdengar, kebiasaan mengeluh bukan saja dapat merusak kesehatan mental tetapi juga berdampak pada kehidupan.
Sebagai pertimbangan dalam melakukan introspeksi dan muhasabah diri, berikut ini adalah tujuh dampak buruk dari kebiasaan mengeluh yang perlu dikenali dan dihilangkan.
Dampak buruk pertama dari kebiasaan mengeluh adalah mempengaruhi kesejahteraan mental karena akan membentuk kebiasaan, dan kebiasaan akan membentuk karakter.
Individu pengeluh akan cenderung mempertanyakan segala hal yang tidak sesuai dengan keinginan atau harapan, sehingga berdampak lahirnya stress atau tekanan.
Baca Juga: Tips Hilangkan Iklan Mengganggu di HP Android, Cukup Lakukan 2 Cara Ini
Dampak buruk selanjutnya dari kebiasaan mengeluh adalah dapat mempengaruhi kualitas hubungan atau interaksi sosial akibat terkurasnya ikatan emosional.
Seorang pengeluh adalah individu yang diselimuti dengan energi negatif, sehingga akan mendatangkan lebih banyak hal-hall negatif dalam kehidupan sosial.
Ketiga, kebiasaan mengeluh juga akan berdampak pada minimnya kreativitas dan kemampuan seseorang dalam menghadapi suatu persoalan.
Mengeluh memiliki kecenderungan untuk bersifat pasif atau menggantungkan diri pada orang lain, sehingga mengabaikan peluang adanya potensi solusi.
Dampak buruk kebiasaan mengeluh adalah menambah permasalahan baru yang akan semakin memperburuk situasi.
Kecenderungan seorang pengeluh adalah memikirkan segala peristiwa dari perspektif negatif, sehingga melahirkan kebiasaan selalu menemukan masalah dari setiap solusi.
Dalam skala yang lebih mengerikan, kebiasaan mengeluh akan membuat seseorang justru terjebak pada realitas fiksi atau tidak terhubung dengan kenyataan.
Dampak buruk kelima dari kebiasaan mengeluh adalah membuat diri seseorang menjadi terlihat lemah dan kehilangan nilai atau harga diri.
Baca Juga: Tes Penglihatan: Ingin Menguji Kejelian Mata Kamu? Coba Temukan Sebuah Kunci di Antara Mobil Ini
Selain terletak pada keberanian untuk bersikap jujur pada diri sendiri, harga diri juga terlihat pada sikap optimis seseorang.
Dampak keenam dari kebiasaan mengeluh adalah cenderung dijauhi karena aura wajah yang terlihat tidak enak dipandang.
Keburukan mengeluh bukan saja terucap pada kalimat negatif yang disampaikan, tetapi juga tersirat pada wajah yang terpancarkan.
Dampak ketujuh dari kebiasaan mengeluh pada seseorang adalah tidak ada perkembangan dan pertumbuhan kualitas hidup, bahkan akan semakin menjadi terpuruk.***

Share this article
Meski terkesan sepele dan biasa terdengar, kebiasaan mengeluh bukan saja dapat merusak kesehatan mental tetapi juga berdampak pada kehidupan