4 Ekspresi Luka Inner Child yang Sering Muncul saat Kamu Dewasa

Ilustrasi inner child.
Ilustrasi inner child.

AYOJAKARTA.COMInner child adalah konsep psikologis yang merujuk pada bagian dari diri kita yang menyimpan kenangan, perasaan, dan pengalaman dari masa kecil.

Luka inner child muncul ketika seseorang mengalami trauma atau ketidakpuasan emosional pada masa kecil yang belum disembuhkan hingga dewasa.

Luka ini seringkali mempengaruhi cara berinteraksi dengan dunia di sekitar, bahkan tanpa disadari.

Berikut beberapa ekspresi luka inner child yang sering muncul pada orang dewasa.

Baca Juga: Psikologi Cinta: Ini 4 Cara Orang Dewasa Saling Mencintai, Mana yang Pernah Kamu Lakukan?

1. Reaksi Berlebihan

Reaksi berlebihan adalah salah satu tanda utama adanya luka inner child. Ketika seseorang bereaksi secara emosional yang tidak sebanding dengan situasi yang dihadapi, hal ini sering kali menunjukkan adanya luka yang belum sembuh dari masa lalu.

Misalnya, seseorang yang mengalami penolakan kecil di tempat kerja mungkin merespons dengan kemarahan atau kesedihan yang berlebihan, mengingatkan pada trauma penolakan di masa kecil.

Reaksi ini biasanya merupakan mekanisme pertahanan yang terbentuk sejak kecil.

Anak-anak yang sering mengalami situasi menakutkan atau stres mungkin mengembangkan respons yang intens sebagai cara untuk menghadapi atau menghindari rasa sakit.

Sebagai orang dewasa, meskipun situasinya sudah berbeda, mekanisme tersebut tetap aktif dan menyebabkan reaksi yang tampaknya tidak proporsional.

Baca Juga: 10 Tanda Individu Belum Pantas Disebut Sebagai Manusia Dewasa, Apakah Kamu Termasuk?

2. Menutupi Emosi

Banyak orang dewasa yang mengalami luka inner child cenderung menutupi emosi mereka.

Mereka mungkin merasa sulit untuk menunjukkan perasaan mereka yang sebenarnya, baik itu kebahagiaan, kesedihan, kemarahan, atau ketakutan.

Hal ini bisa disebabkan oleh pengalaman masa kecil di mana mereka diajarkan atau dipaksa untuk menekan emosi mereka.

Anak-anak yang dibesarkan dalam lingkungan yang tidak mengizinkan ekspresi emosional sering kali belajar bahwa menunjukkan emosi adalah tanda kelemahan atau sesuatu yang tidak diterima.

Akibatnya, mereka tumbuh menjadi orang dewasa yang selalu menutupi perasaan mereka, dan sering kali merasa tidak terhubung dengan diri sendiri maupun dengan orang lain.

Ketidakmampuan untuk mengekspresikan emosi ini dapat menyebabkan stres berkepanjangan dan masalah kesehatan mental lainnya.

Baca Juga: 5 Tanda Seseorang Belum Dewasa Secara Emosional Menurut Psikologi, Sering Menghindari Masalah dan Tidak Bertanggung Jawab

3. Menyenangkan Orang Lain

Sikap menyenangkan orang lain adalah tanda luka inner child yang sangat umum. Orang dewasa yang memiliki luka ini sering kali berusaha keras untuk membuat orang lain senang dan menghindari konflik, bahkan jika itu berarti mengorbankan kebutuhan dan keinginan mereka sendiri.

Mereka mungkin merasa takut akan penolakan atau tidak diterima jika mereka tidak selalu menyenangkan orang lain.

Perilaku ini biasanya berakar dari pengalaman masa kecil di mana cinta dan penerimaan terasa bersyarat.

Anak-anak yang merasa harus berprestasi atau berperilaku tertentu untuk mendapatkan kasih sayang dan perhatian dari orang tua cenderung mengembangkan pola menyenangkan orang lain sebagai cara untuk memastikan mereka tetap dicintai dan diterima.

Saat dewasa, mereka membawa pola ini ke dalam hubungan pribadi dan profesional mereka, yang seringkali berakhir dengan kelelahan emosional dan kehilangan jati diri.

Baca Juga: 3 Jenis Inner Voice Dalam Diri Kita, Bisa Berdampak Saat Dewasa Lho!

4. Takut Ditinggalkan

Ketakutan akan ditinggalkan adalah salah satu ekspresi paling kuat dari luka inner child.

Orang dewasa yang mengalami ketakutan ini mungkin merasa cemas berlebihan tentang kemungkinan kehilangan orang-orang terdekat mereka.

Mereka mungkin menjadi sangat posesif atau merasa cemas ketika orang yang mereka cintai tidak memberikan perhatian atau kehadiran yang mereka butuhkan.

Rasa takut ini biasanya berakar pada pengalaman masa kecil di mana mereka merasa diabaikan atau ditinggalkan, baik secara fisik maupun emosional.

Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan yang tidak stabil atau tidak aman sering kali mengembangkan ketakutan ini sebagai cara untuk melindungi diri mereka dari rasa sakit dan kesepian.

Saat dewasa, meskipun situasinya sudah berubah, ketakutan ini tetap ada dan dapat mempengaruhi hubungan mereka secara signifikan, sering kali menyebabkan ketegangan dan ketidakstabilan dalam hubungan tersebut.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Luka
# inner child
# dewasa
# ekspresi

News Update

Bisnis

BRI Peduli Gelar Pelatihan Ekspor, UMKM Mebel Sukoharjo Siap Rambah Pasar Dunia

CV Swakarya Jaya Furniture asal Sukoharjo sukses tembus pasar ekspor Spanyol dan AS! Simak kisah sukses pelatihan ekspor BRI Peduli di sini.

Gadget

Lini Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Rilis di Indonesia, Perdana Bawa Baterai Silikon Karbon dan Chipset 2nm

Samsung merilis Z Flip 8 (Exynos 2600 2nm), Z Fold 8, dan Z Fold 8 Ultra di Unpacked Jakarta. David GadgetIn puji baterai silikon karbon 5.000 mAh di Fold 8 Ultra dan Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Nasional

Dorong Service Excellence, Danantara Indonesia Tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga

Danantara Indonesia tinjau Travoy Rest dan JMTC Jasa Marga! Cek inovasi rest area kekinian dan pantauan tol canggih berbasis AI di sini.

Gadget

Resmi Meluncur Mulai Rp4 Jutaan, Tecno Pova 8 5G Worth It Dibeli atau Mending Camon 50 Pro?

Tecno Pova 8 5G rilis mulai Rp4,1 jutaan (naik 66%). David GadgetIn soroti baterai raksasa 8.000 mAh, layar 144Hz, LED Alive Matrix, Dimensity 7100, serta kamera Sony Lythia 600 50 MP.

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.