Ubah Sekarang! 3 Ciri-ciri Kamu Berada di Lingkungan yang Toxic yang Jarang Disadari

3 Ciri-ciri Kamu Berada di Lingkungan yang Toxic yang Jarang Disadari
3 Ciri-ciri Kamu Berada di Lingkungan yang Toxic yang Jarang Disadari

AYOJAKARTA.COM - Ciri-ciri lingkungan toksik dapat terlihat dari banyaknya hal-hal negatif di sekitar kita. Lingkungan seperti ini dapat berdampak buruk pada kesehatan mental dan kehidupan sosial kita secara keseluruhan.

Kamu semua pasti memiliki lingkungan, sahabat, atau teman dekat yang selalu ada untuk berbagi cerita setiap hari.

Namun, seringkali kamu tidak sadar apakah lingkungan tersebut membawa pengaruh positif atau malah sebaliknya, membawa kita ke arah yang buruk.

Baca Juga: Pegi Setiawan Bebas, 7 Narapidana Kasus Vina dan Eky Masih Belum Dikembalikan ke Lapas Cirebon, Ada Apa?

Oleh karena itu, penting untuk meneliti dan waspada apakah lingkungan kamu toxic dan menghambat perkembangan diri kamu.

Dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Komunitas YES IndoBisa, pada Senin, 15 Juli 2024, berikut adalah 3 ciri-ciri yang kamu berada di lingkungan yang toxic

1. Tidak Ada Timbal Balik

Hubungan yang sehat harus memiliki timbal balik. Jika kamu selalu berusaha dan memberikan yang terbaik, tetapi tidak ada respons dari teman-teman atau lingkunganmu, itu adalah tanda lingkungan yang toxic. Hubungan yang sehat harus melibatkan usaha dari kedua belah pihak.

Evaluasilah apakah kamu selalu menjadi satu-satunya yang berjuang dalam pertemananmu. Jika iya, mungkin saatnya mencari teman yang benar-benar bisa saling mengerti dan mendukung.

2. Sering Dikritik dan Diremehkan

Lingkungan yang sehat akan memberikan kritik yang membangun, bukan kritik yang merendahkan atau membuatmu merasa buruk.

Jika kamu sering dikritik dengan cara yang tidak pada tempatnya atau direndahkan hingga merasa minder, itu adalah tanda lingkungan yang toxic.

Teman yang baik akan memberikan kritik yang konstruktif dan menawarkan solusi, bukan hanya mengejek atau meremehkan.

Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Vina Cirebon Masih Misteri, IPW: Seharusnya Penyidik yang Tahu

3. Menjauhkan dari Hal-hal Positif

Lingkungan yang toksik seringkali membuatmu menjauh dari hal-hal positif seperti keluarga atau ibadah. Mereka mungkin membuatmu merasa nyaman dalam zona nyaman, tetapi sebenarnya menghambat kemajuan.

Jika kamu merasa didorong untuk menjauh dari hal-hal yang positif dan membangun, itu adalah tanda lingkungan yang toxic. Pilihlah lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan mu, meskipun itu berarti meninggalkan zona nyaman.

Jika kamu menyadari bahwa kamu berada di lingkungan yang toxic, penting untuk mengambil tindakan. Carilah teman dan lingkungan yang mendukung dan memberikan energi positif.

Ingatlah bahwa masa depanmu sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitarmu. Jadi, pilihlah lingkungan yang akan membantumu berkembang dan mencapai tujuan-tujuanmu.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# toksik
# toxic
# Ciri-ciri
# lingkungan

News Update

Viral

Nekat Bela Febri Adriansyah, Akun Bisnis Hotman Paris Raib!

Akun Instagram bisnis Hotman Paris Perfumery hilang usai ia menuai kritik pedas akibat membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Hotman mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi penipuan.

Jakarta Selatan

Tekan Sampah ke TPST Bantar Gebang, 349 Tong Biopori Jumbo Disebar di Kebayoran Lama Jaksel!

Sebanyak 349 tong biopori jumbo didistribusikan ke enam kelurahan di wilayah tersebut guna mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Jakarta Utara

Upaya Atasi Kemacetan Kelapa Gading-Pulo Gadung, 111 Petugas Gabungan Tata Lahan Jalan Perintis Kemerdekaan!

Sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penertiban dan penataan lahan di kawasan RW 13, Jalan Perintis Kemerdekaan

Sport

Drama VAR Warnai Final Piala Dunia 2026, Ada 4 Momen Krusial yang Bikin Argentina Protes

Piala Dunia 2026 diwarnai krisis VAR yang picu krisis FIFA. Spanyol keluar sebagai juara usai tekuk Argentina 1-0 di final penuh drama, diwarnai kartu merah Enzo dan kontroversi keputusan wasit.

News

Hotman Paris Diminta Tak Bawa Nama Presiden dalam Kasus Febrie Adriansyah, Istana: Jangan Dikait-kaitkan!

Hal ini menyusul pernyataan Hotman yang membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto dalam pembelaannya terhadap sang klien, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

News

Siap-siap! Tarif Naturalisasi dan Lepas Status WNI Naik Mulai Agustus 2026, Cek Rincian Lengkapnya di Sini

Pemerintah resmi menetapkan penyesuaian tarif untuk berbagai layanan kewarganegaraan yang akan mulai diberlakukan pada Agustus 2026.

Sport

Badai Kritik Terjang Gianni Infantino Usai Penutupan Piala Dunia 2026, FIFA Dinilai Hanya Kejar Bisnis

Presiden FIFA Gianni Infantino hadapi krisis kredibilitas usai Piala Dunia 2026. Sorotan tiket mahal, jet pribadi, hingga sorakan publik di final hiasi kritik bisnis, meski posisi politiknya kokoh.

Jakarta Timur

Gudang Spark Sport Academy Pondok Bambu Dilalap Si Jago Merah, 25 Anak Berhasil Dievakuasi Selamat!

Kebakaran terjadi di gedung Spark Sport Academy yang berlokasi di Jalan Pahlawan Revolusi, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Senin, 20 Juli 2026

Metropolitan

Jakarta Menuju Kota Global, Pramono Anung Dorong Fasilitas Publik dan Perkantoran Wajib Punya Ruang Laktasi!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya untuk memperkuat fasilitas bagi ibu dan anak di ibu kota.

Jakarta Selatan

Aksi Heroik Gagalkan Penjambretan Bersajam di CFD, 4 Personel Dishub DKI Dapat Penghargaan!

Keempat petugas tersebut berhasil menggagalkan aksi penjambretan bersenjata tajam di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Sudah Ada 324, Pemprov DKI Bakal Perbanyak RPTRA! Pramono Anung: Biar Anak-anak Punya Banyak Tempat Bermain

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk terus menambah jumlah Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di seluruh wilayah ibu kota.

Gadget

Bocor di Tangan J-Hope BTS! Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Rilis 22 Juli dengan Desain Lebih Lebar

Samsung Galaxy Z Fold 8 siap rilis 22 Juli dengan desain *wide folding* lebih lebar, bahan Flex Titanium, chip Snapdragon 8 Elite, serta hadir dalam varian standar dan Ultra.

Metropolitan

Hari Anak Nasional ke 42, Pemprov DKI Siap Kaji Usulan SPARTA, Pramono Dorong Perlindungan Dimulai dari Tingkat RT

Pembentukan SPARTA ini bertujuan untuk menjadikan Jakarta sebagai provinsi pertama yang memiliki seksi perlindungan anak di setiap RT.

Metropolitan

Dinas LH DKI Siapkan Transisi Controlled Landfill untuk Wujudkan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Jakarta

Perubahan metode pengelolaan sampah ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap praktik open dumping

Bisnis

Program Sanggar Bakti BCA Siapkan Sanggar Seni Lebih Profesional dan Mandiri

BCA meluncurkan Sanggar Bakti BCA untuk memperkuat seni pertunjukan Indonesia melalui pembinaan, pendampingan, dan pengembangan sanggar.

Teknologi

5 Rekomendasi Laptop Gaming dengan Harga di Bawah Rp15 Juta yang Worth It Dibeli di Pertengahan Tahun 2026

Rekomendasi laptop gaming/kerja Rp10–15 juta pertengahan 2026 versi Jagat Review: Acer Nitro V 16, Lenovo LOQ 15, Axioo Pongo 735, ASUS Vivobook 16, dan MSI Thin 15 yang dibekali GPU RTX 3050 series.

Bisnis

Omzet Naik, Pasar Meluas! UMKM Cimahi Rasakan Manfaat Program Sertifikasi Halal BRI Peduli

UMKM di Cimahi sukses meningkatkan omzet setelah mengikuti pelatihan sertifikasi halal BRI Peduli, membuka peluang pasar lebih luas.

Jakarta Timur

Mobil Klinik Hewan Keliling Jakarta Timur Disambut Antusias, Layani 111 Hewan dalam Sepekan

Dari jumlah hewan yang mendapatkan pelayanan, sebanyak 95 ekor merupakan kucing, sementara 16 lainnya adalah anjing.

Jakarta Pusat

2 Aksi Demo Mahasiswa Hari Ini di Jakarta Pusat, 706 Personel Gabungan Disiagakan

Pengamanan melibatkan personel dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta jajaran Polsek setempat.

Metropolitan

Cegah Abrasi dan Banjir Rob, SDA Kepulauan Seribu Bangun Tanggul Kubus Masif di Pulau Lancang

Pembangunan ini dilakukan sebagai langkah mengurangi risiko abrasi dan banjir rob yang kerap mengancam wilayah permukiman warga.