AYOJAKARTA.COM - Program Mobil Klinik Hewan Keliling yang dihadirkan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Baru sepekan beroperasi, layanan kesehatan hewan tersebut telah dimanfaatkan oleh 93 pemilik hewan dengan total 111 ekor hewan peliharaan yang menjalani pemeriksaan dan penanganan medis.
Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Timur, Taufik Yulianto, mengatakan layanan perdana dilaksanakan pada 13 hingga 17 Juli 2026 di tiga wilayah, yakni Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Pondok Bambu, dan Penggilingan.
Dari jumlah hewan yang mendapatkan pelayanan, sebanyak 95 ekor merupakan kucing, sementara 16 lainnya adalah anjing.

Tingginya minat masyarakat menunjukkan kebutuhan terhadap layanan kesehatan hewan yang mudah dijangkau masih cukup besar.
Hadirnya mobil klinik hewan keliling merupakan langkah nyata untuk memperluas akses pelayanan kesehatan hewan bagi masyarakat di berbagai wilayah Jakarta Timur.
"Layanan ini akan terus kami hadirkan di berbagai lokasi agar semakin mudah dijangkau masyarakat," ujar Taufik.
Taufik juga menjelaskan, mobil klinik hewan keliling dilengkapi berbagai fasilitas penunjang pelayanan medis veteriner.

Mulai dari alat pemeriksaan darah, urine, biokimia, ultrasonografi (USG), mikroskop, mesin anestesi, hingga berbagai peralatan diagnostik lainnya.
"Setiap unit mobil dioperasikan oleh satu dokter hewan dan satu paramedis veteriner. Layanan diberikan secara bergilir di kantor kelurahan, kantor kecamatan, RPTRA, hingga Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman," katanya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan ada 29 lokasi layanan telah dipersiapkan disiapkan sebagai lokasi operasional mobil klinik hewan keliling.

Untuk pekan ini, layanan tersebut dijadwalkan berlangsung di RPTRA Jati Bersinar pada 20 Juli.
"Kemudian, untuk RPTRA Kebon Pala pada 21-22 Juli, serta RPTRA Garuda Cilangkap pada 23-24 Juli, mulai pukul 08.30 hingga 14.30," imbuhnya.***
Share this article
Dari jumlah hewan yang mendapatkan pelayanan, sebanyak 95 ekor merupakan kucing, sementara 16 lainnya adalah anjing.