AYOJAKARTA.COM - Belakangan ini, istilah seperti toxic friends (teman toksik), toxic partner (rekan kerja toksik) dan toxic parents (orang tua toksik) semakin sering terdengar.
Apa sebenarnya yang dimaksud dengan toxic?
Secara harfiah, toxic berarti beracun dan dalam konteks hubungan sosial, ini merujuk pada orang-orang yang memberikan efek buruk atau negatif.
Perilaku orang toksik dapat membuat hidupmu terasa tak nyaman.
Baca Juga: 4 Tanda Kalau Lawan Bicaramu Sedang Berbohong, Perhatikan Ini!
Ciri-ciri perilaku toksik termasuk sikap manipulatif, egois dan kecenderungan mengendalikan orang lain.
Berinteraksi dengan orang toksik bisa menimbulkan konflik, stres dan ketidaknyamanan bahkan menyakiti secara emosional atau fisik.
Orang toksik dapat ditemukan di berbagai tempat seperti dalam pertemanan, di tempat kerja maupun dalam lingkungan keluarga.
Dikutip ayojakarta.com dari YouTube Kang Aviv pada Senin 15 Juli 2024, berikut penyebab dan cara mengatasi seseorang yang toxic.
Baca Juga: 10 Fakta Psikologi Cinta yang Wajib Diketahui, Salah Satunya Cinta Pertama Sulit Dilupakan!
Penyebab Seseorang Menjadi Toxic
Ada beberapa alasan mengapa seseorang bisa menjadi toxic:
Trauma Pribadi
Orang tersebut mungkin mengalami trauma atau luka yang belum pulih sehingga menebarkan energi negatif ke orang lain.
Gangguan Kepribadian
Seseorang dengan gangguan kepribadian seperti narsistik atau paranoid, cenderung bersikap toxic tanpa menyadarinya.
Pola Asuh yang Buruk
Tumbuh di lingkungan yang keras dan penuh tekanan juga dapat menyebabkan seseorang menjadi toxic.
Menghadapi Teman Toxic
Ketika kita berhadapan dengan teman yang toxic, ada tiga langkah utama yang bisa diambil:
Hindari
indari sebanyak mungkin interaksi dengan orang-orang toxic.
Jika memungkinkan, jauhi mereka untuk menghindari paparan energi negatif yang bisa mempengaruhi kesehatan psikologismu.
Batasi
Jika tak bisa menghindari orang toxic misalnya di lingkungan kerja atau kuliah, batasi interaksimu.
Fokuslah hanya pada urusan profesional atau tugas yang harus diselesaikan dan hindari obrolan yang tak perlu.
Baca Juga: 3 Alasan Psikologis Seseorang Menangis Tanpa Sebab dan Cara Mengatasinya
Hadapi
Jika orang toxic tersebut adalah orang yang dekat seperti keluarga atau pasangan, cobalah untuk bersikap proaktif.
Dengarkan mereka dengan objektif dan tenang, jika memungkinkan bantu mereka mengatasi masalah.
Namun, tetap jaga agar kamu tak terpengaruh energi negatif mereka.
Menjaga kesehatan psikologis sangat penting.
Oleh karena itu, kenali ciri-ciri orang toxic di sekitarmu dan tentukan langkah yang tepat untuk menghadapinya.
Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu dalam mengatasi teman-teman yang toxic.***
Share this article
Ketahui tiga cara menghadapi orang yang toxic terlebih jika ia adalah teman atau rekan kerjamu, begini lho!