AYOJAKARTA.COM — Virus Mpox atau cacar monyet santer dibicarakan di Indonesia setelah pemberitaan dari WHO.
Virus Mpox disebut juga Monkey Pox. Virus Mpox bukanlah virus yang baru saja terjadi tahun ini.
Sudah ada dari sejak tahun 2022 di Indonesia juga. Virus Mpox banyak ditemukan di Kongo, Afrika.
Ada 4 gejala umum yang menandakan seseorang menderita atau terkena virus Mpox ini. Salah satunya ruam.
Berikut adalah 4 gejala virus Mpox atau cacar monyet dikutip dari Instagram @kemenkes_ri pada Rabu, 4 September 2024:
Baca Juga: Ada 59 Kasus Mpox di Jakarta, Ini Kelompok yang Rentan Tertular Berdasarkan Hasil Studi Dinkes DKI
1. Ruam
Ruam bisa terjadi di kulit berbagai tempat. Ruam memiliki banyak macam dan setiap penyakit kulit berbeda.
Ruam virus Mpox seperti bernanah dan keropeng. Biasanya muncul di area wajah atau kelamin baru ke seluruh tubuh.
2. Demam
Demam biasanya menandakan sistem imun tubuh sedang terkena suatu infeksi atau virus.
Demam pada virus Mpox berbeda dengan demam penyakit lainnya. Hanya terjadi saat siang atau sore hari.
Baca Juga: Ada 88 Kasus Mpox di Indonesia, Bisakah Masyarakat Vaksin Cacar Monyet? Begini Kata Kemenkes
3. Kelenjar Getah Bening Bengkak
Kelenjar getah bening juga ikut membengkak apabila seseorang sedang terkena gejala Mpox.
Pembengkakan kelenjar getah bening pada gejala Mpox terjadi di selangkangan, ketiak, atau leher.
4. Nyeri Otot, Sakit Kepala, Batuk, dan Pilek
Virus Mpox atau cacar monyet berbeda dengan virus cacar air yang ada di Indonesia. Virus cacar air hanya gejala kulit saja.
Sedangkan virus Mpox terdapat gejala yang menyerang otot seperti nyeri otot. Ada juga sakit kepala, batuk, dan pilek.
Apabila mengalami 4 gejala virus Mpox atau cacar monyet yang disebutkan tadi, maka segera periksakan diri.
Itulah 4 gejala virus Mpox atau cacar monyet.***
Share this article
Ada 4 gejala umum yang menandakan seseorang menderita atau terkena virus Mpox ini. Salah satunya ruam.