JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Penggemar band legendaris Roxette berduka. Vokalis duet asal Swedia itu, Marie Fredriksson, meninggal dunia di usia 61 tahun karena penyakit tumor otak yang sudah lama dideritanya.
Dilansir The Guardian, keluarga Marie sudah menyampaikan kabar duka ini kepada surat kabar di Swedia.
"Dengan sangat sedih, kami harus mengumumkan bahwa salah satu artis besar dan sangat dicintai telah tiada," demikian isi pernyataan dukacita tersebut.
Pada September 2002, Fredriksson sempat mengalami kejang di kamar mandi dan tulang tengkoraknya mengalami retak.
Melalui pemeriksaan MRI terungkap, ia menderita tumor otak dan saat itu harapan hidupnya hanya 25 persen.
Namun sejak itu Marie berjuang bertahan hidup walau mengalami beberapa masalah kesehatan akibat terapi radiasi. Marie Fredriksson bahkan masih sempat manggung, sampai akhirnya memutuskan untuk istirahat pada 2016 demi kesehatannya.
Roxette terdiri atas Marie Fredriksson dan Per Gessle. Band yang dibentuk 1986 itu sukses di industri musik Amerika setelah lagunya, "It Must Have Been Love" menjadi OST film Pretty Woman.
"Terima kasih, Marie, terima kasih atas segalanya," kata Gessle, dalam pernyataan duka, diberitakan BBC.
Gessle melanjutkan bahwa rekannya itu adalah seorang musisi yang luar biasa.
"Terima kasih telah melukis lagu-lagu hitam dan putih saya dalam warna yang paling indah. Anda adalah teman yang paling indah selama lebih dari 40 tahun," tutur Gessle.
"Aku bangga, merasa terhormat, dan bahagia bisa berbagi begitu banyak waktu, bakat, kehangatan, kedermawanan, dan selera humormu. Semua cintaku ditujukan padamu dan keluargamu," tambahnya.
Berasal dari Halmstad, Swedia, duet Roxette pertama kali bertemu pada akhir 1970-an. Kala itu Fredriksson dan Gessle masing-masing masih bermain untuk grup musik besar di Swedia.
Tembang lain Roxette yang cukup dikenal dunia adalah "Dressed for Success", "Spending My Time", "Listen to Your Heart" dan "Joyride".

Share this article
Berasal dari Halmstad, Swedia, duet Roxette pertama kali bertemu pada akhir 1970-an. Kala itu Fredriksson dan Gessle masing-masing masih bermain untuk grup musik besar di Swedia.