AYOJAKARTA.COM - Dampak kasus KDRT Lesti Kejora dan Rizky Billar ternyata berbuntut panjang.
Meski berakhir damai dan tak jadi berpisah, Rizky Biliar tak memungkiri dampak dari kasus KDRT tersebut sangatlah besar baginya.
Adapun kerugian yang dialaminya itu baik secara materi dan imateri yang totalnya bahkan mencapai miliaran rupiah.
Hal itu disampaikan Rizky Billar saat menjadi bintang tamu YouTube Denny Sumargo yang dikutip ayojakarta.com pada Jumat (10/3/2023).
Awalnya Denny Sumargo menanyakan dampak yang dirasakan saat kasus KDRT tersebut mencuat.
"Lu ngerasain impact (dampak) gede nggak kejadian kemarin, impact-nya?" tanya Denny Sumargo.
Sontak saja, suami dari Lesti Kejora itu langsung bercerita dengan blak-blakan dampak yang ia rasakan pada saat itu sangatlah besar.
“Sangatlah kalau dibilang impactnya besar banget. Bagi keluarga gua, bagi diri gua, istri gua, kerugian secara materi maupun imateri,” jawab Rizky Billar.
Ayah satu anak ini mengaku bahwa imbas dari kasus KDRT tersebut banyak brand yang sebelumnya menjalin kerjasama meminta untuk mengembalikan dana atau refund.
"Banyak brand-brand yang menagih refund, banyak juga yang hampir dealing tapi batal," katanya.
"Banyak totalnya miliaran," sambungnya.
Baca Juga: Imbas Kasus KDRT Lesti Kejora, Rizky Billar Akui Bagaikan Garam yang Dijauhi Ular, Apa Maksudnya?
Namun, Rizky Billar mengaku dirinya langsung mengembalikan dana atau refund guna menghindari atau menimbulkan pertikaian lebih lanjut.
“Kalau fight hingga akhirnya menimbulkan pertikaian gua terhadap brand tersebut buat apa? gua kan pingin semuanya berjalan baik,” ungkapnya.
Menurutnya, ia lebih memilih optimis dan percaya suatu saat nama baiknya kembali pulih ketimbang membuat sebuah pertikaian baru yang tiada habisnya.
"Lebih bagus sementara gua balikin, toh juga ketika nama gua amin pulih lagi, kan mereka juga nggak menutup diri untuk bisa bekerja sama sama gua,” tuturnya.***

Share this article
Rizky Billar mengaku rugi miliaran rupiah buntut kasus KDRT Lesti Kejora yang sempat viral beberapa waktu lalu.