AYOJAKARTA.COM - YouTuber Nessie Judge baru-baru ini dihujat oleh netizen setelah membagikan tweet mengenai pengucapan QRIS.
QRIS memiliki kepanjangan Quick Response Code Indonesia Standard.
Menurut Nessie Judge, pengucapan QRIS yang benar bukanlah Kris, melainkan Qyuris.
“It’s Qyuris not Kris, I’m so sorry bapak-bapak it’s English, you set this up yourselves hahaha,” tulis Nessie Judge dalam tweetnya, dikutip AyoJakarta.com dari akun Twitter @nessiejudge pada Selasa (7/2/2023).
Baca Juga: Transaksi bjb DigiCash di Seluruh Gerai Berlogo QRIS
Dalam tweetnya Nessie Judge juga memberikan contoh untuk memperkuat argumennya.
Ia memberikan contoh pengucapan beberapa brand asal luar negeri sebagai pendukung argumennya.
“It’s Mekdi for McD bukan Mekde. Kayefsi for KFC bukan Kaefce. Eichenem for H&M bukan Hadanem. Wkwkw jangan berantakin otak kita yang sudah berantakan ini,” katanya.
Pengucapan QRIS memang kerap kali menjadi perdebatan netizen.
Beberapa orang berpendapat pengucapan tersebut yang benar adalah ‘qyuris’ karena Bahasa Inggris.
Baca Juga: QRIS 2.020 UMKM BI Diharapkan Dukung Perdagangan di Kota Bogor
Namun sebagian berpendapat pengucapan tersebut adalah ‘Kris’ karena diserap ke dalam Bahasa Indonesia.
Sebelumnya Bank Indonesia pernah membuat video mengenai pembayaran QRIS dan menyebut pengucapan yang benar adalah Kris.
Atas tweetnya tersebut, Nessie Judge dibanjiri berbagai komentar netizen.
Beberapa netizen meminta Nessie Judge agar mengikuti pelafalan QRIS yang benar sesuai dengan pembuat QRIS tersebut.
Baca Juga: Pekan QRIS Nasional, bank bjb Perkuat Layanan digi Cash
“Influencer kok malah nentang? Harusnya mendukung penggunaan KRIS dengan sebutan yang benar. Apa harus diendorse dulu?” ucap @imananda01.
“Yaudah si namanya aja Nessie Judge, kerjaannya ngejudge. Padahal yang ngomong gitu pencipta QRIS itu sendiri, bisa-bisanya dibilang salah,” @ujar @sopianmoo.
“Bule English-nya aja gak konsisten Nes. Untuk QLED diucapin /kyulet/ tapi giliran QWERTY diucapin /kuewti/ bukan /kyuwerti/. Jadi ikutin yang bikin nama aja lah,” sebut @unduhmantul.
“Ya kata gua mah elu bikin sistem pembayaran sendiri nanti elu namain sendiri dah, jadi elu bisa atur atur sesuai kemauan elu tuh nama. As simple as that. Udah dikasih tau official pronounce sama pemilik produk masih aja ngatur,” terang @BamsAl2.
Beberapa netizen pun menganggap pembahasan Nessie Judge tersebut tidaklah penting.
Baca Juga: bank bjb Perkuat Layanan Digi Cash Melalui Pekan QRIS Nasional
Lebih-lebih, ada netizen yang menyebut Nessie Judge sebagai orang yang toxic.
“Sorry Ness kita di Indo, Q dibaca qi/ki bukan qyu/kyu wkwkwk,” kata @korikonnyaku.
“Dasar toxic. Tulisan Indonesia kok disuruh baca Bahasa Inggris. Emang follower dan subscriber banyak tidak sama dengan tingkat kecerdasan ya,” tutur @vendavatan.
“Orang-orang kek gini yang suka ngatain pronunciatioun orang Indo yang jelek sehingga yang dikatain jadi minder ngomong b inggris. Kek gini aja dipermasalahin, ngabisin energi,” tulis @dombamanchester.
“Mba Nessie, Inggris aja ga konsisten pelafalannya. Selalu ikut pelafalan yang benar agar semua orang bisa paham. Tapi lagi-lagi, ga penting banget masalah kek gini,” ucap @DwipaAlfarisi.***

Share this article
YouTuber Nessie Judge dihujat sok Inggris oleh netizen gara-gara pengucapan QRIS, kok bisa? begini kronologinya.