AYO BACA : Cegah Penyebaran Corona, Salat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi DipersingkatAYO BACA : Wow! Raja Salman Undang Seorang Kakek Asal Indonesia untuk Ibadah Haji ke Makkah
RIYADH, AYOJAKARTA.COM - Ramadan tahun ini menyisakan kesedihan tersendiri bagi umat muslim di belahan dunia yang tidak bisa melaksanakan salat tarawih berjamaah. Kesedihan itu pun dirasakan nyata oleh Raja Arab Saudi, Salman Bin Abdulazin Al-Saud.
Melalui pidatonya yang disampaikan oleh Menteri Media, Majed Al-Qasabi, Raja Salman mengajak umat muslim untuk bersama bekerja keras menghadapi masa-masa sulit akibat pandemi virus corona.
Raja Salman juga menyatakan kesedihan atas terhalangnya proses kelancaran ibadah selama bulan Ramadan yang disebabkan oleh pandemi Covid-19.
“Sejujurnya, sangat menyakitkan bagi saya untuk menyambut bulan Ramadan yang mulia dalam keadaan yang melarang kita melakukan salat berjamaah dan salat tarawih selama bulan Ramadan di rumah-rumah Tuhan (masjid)," ucap Sang Raja dikutip dari Saudi Gazette.
"Semua ini diambil sebagai upaya pencegahan untuk menyelamatkan nyawa dan kesejahteraan manusia dalam menghadapi pandemi virus corona," tambahnya.
"Ramadan tahun ini datang ketika seluruh umat manusia diuji dengan adanya pandemi covid-19,"katanya.
Raja Salman juga menambahkan bahwa Kerajaan Arab Saudi ingin melayani warga dan ekspatriat serta memastikan keselamatan mereka.
Raja Salman juga berpidato mengenai posisi negaranya yang menjadi tempat Dua Masjid Suci, yakni Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
"Di antara bangsa-bangsa, kita dianugerahkan oleh Tuhan dengan kehormatan dan martabat yang tinggi untuk melayani Rumah Agung Tuhan (Masjidil Haram), dan Masjid Nabi-Nya (Masjid Nabawi),"
"Sebuah kehormatan dapat memberikan layanan dan berjuang untuk menjamu para tamu Tuhan, termasuk peziarah dan pengunjung haji dan umrah, dengan tetap menjaga kenyamanan mereka. Kami juga bangga dengan serangkaian tindakan pencegahan yang diambil oleh Kerajaan untuk membatasi penyebaran pandemi corona," katanya.
Raja Salman juga berterima kasih kepada angkatan bersenjata di perbatasan dan personel keamanan serta tenaga kesehatan.
"Semoga Tuhan memberkahi upaya Anda dengan kesuksesan dan menerima segala amal yang tulus dari pekerjaan serta dedikasi Anda dalam melayani negara" ucap sang Raja.
Pidato Raja Salman ini juga dalam rangka penentuan satu Ramadan, yang akhirnya diputuskan jatuh pada Hari Jumat (24/04/2020).
AYO BACA : 15 Panduan Ibadah Ramadan dari Kemenag di Tengah Pandemi Covid-19
Share this article
“Sejujurnya, sangat menyakitkan bagi saya untuk menyambut bulan Ramadan yang mulia dalam keadaan yang melarang kita melakukan salat berjamaah dan salat tarawih selama bulan Ramadan di rumah-rumah Tuhan (masjid)," ucap Sang Raja dikutip dari Saudi Gazette.