BAGDAD, AYOJAKARTA.COM -- Al Asad, salah satu pangkalan yang menjadi sasaran serangan rudal dan roket Iran pada Rabu (8/1/2020) pagi, begitu luas sehingga setelah invasi Amerika Serikat dilengkapi bioskop, kolam renang, restoran cepat saji, dan bukan hanya satu tetapi dua rute bus internal.
Seperti dilansir dari Aljazeera, pangkalan itu dibangun pada 1980-an untuk militer Irak, di gurun sekitar 100 mil sebelah barat Baghdad.
Tetapi setelah invasi AS pada tahun 2003, area tersebut menjadi salah satu pangkalan terbesar bagi pasukan Amerika, dan dengan cepat diubah.
"Tepatnya di tengah-tengah gurun, dan dikelilingi oleh semak belukar, gurun, dan bebatuan," Oliver Poole melaporkan untuk BBC pada 2006.
"Ketika Anda masuk ke bagian Amerika, Anda menemukan jalan yang jauh lebih baik ... dalam banyak hal mereka telah mencoba untuk menciptakan kembali pengaturan kota pinggiran modern AS."
Fasilitasnya sangat mengesankan, beberapa pasukan AS bahkan menyebutnya "Camp Cupcake."

Share this article
Al Asad, salah satu pangkalan yang menjadi sasaran serangan rudal dan roket Iran pada Rabu (8/1/2020) pagi, begitu luas sehingga setelah invasi Amerika Serikat dilengkapi bioskop, kolam renang, restoran cepat saji, dan bukan hanya satu tetapi dua rute bus internal.