JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah China merasa yakin bahwa Presiden Joko Widodo akan mampu mengantar Indonesia menjadi negara lebih maju lagi di periode kedua pemerintahannya.
"Kami pun bersedia bekerja sama dengan pihak Indonesia untuk mendukung peningkatan hubungan China-Indonesia dan kerja sama pragmatis di berbagai bidang ke tingkat yang lebih tinggi," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hua Chunying, dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Shenyang, Senin (21/10/2019).
Menurut diplomat perempuan itu, China dan Indonesia berperan penting dalam G20, yang mewakili peradaban dan budaya ketimuran.
"Peningkatan hubungan dan kerjasama antara kedua belah pihak memiliki keunggulan secara geografis, sejarah dan budaya sehingga bisa saling belajar dan saling menguntungkan satu sama lainnya," ujarnya.
Ia melanjutkan, pemerintahannya sangat menghargai komitmen Presiden Jokowi dalam mendukung kemitraan strategis komprehensif Indonesia-Tiongkok dan secara aktif mendukung serta berpartisipasi dalam Prakarsa Sabuk Jalan (BRI) dan strategi pembangunan nasional di Indonesia.
"Dengan perhatian dan dukungan dari dua kepala negara, proyek kereta api berkecepatan tinggi Jakarta-Bandung telah berjalan dengan lancar dan telah menjadi model kerja sama infrastruktur antara kedua belah pihak," kata Hua.
Pada pelantikan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin (Minggu, 20/10/2019), Presiden China, Xi Jinping, mengutus wakilnya, Wang Qishan, untuk menghadirinya sekaligus melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia.
Selama berada di Indonesia sejak Jumat (18/10/2019), Wang sempat berkunjung ke Solo, Jawa Tengah, dilanjutkan dengan menemui Wapres Jusuf Kalla di Jakarta, Sabtu (19/10/2019). Kemudian pada Minggu (20/10/2019), Wang juga bertemu dengan pasangan Jokowi-Maruf.

Share this article
Peningkatan hubungan dan kerjasama antara kedua belah pihak memiliki keunggulan secara geografis, sejarah dan budaya sehingga bisa saling belajar dan saling menguntungkan satu sama lainnya.