AYOJAKARTA.COM - Swiss kembali mencuri perhatian dunia melalui sebuah inovasi energi terbarukan yang tak biasa, sebuah panel surya raksasa yang bisa dilipat, membentang seluas 20.000 meter persegi di atas fasilitas pengolahan air limbah ARA Thunersee di Uetendorf.
Proyek ini bukan hanya menghadirkan energi bersih, tetapi juga menjadi bukti bahwa teknologi dapat menyatu dengan infrastruktur publik tanpa mengganggu operasionalnya.
Inovasi ini dikembangkan oleh dhp Technology, yang menghadirkan sistem panel surya lipat berbasis teknologi HORIZON, dirancang khusus untuk memanfaatkan area yang sebelumnya tidak produktif.
Baca Juga: Samsung Galaxy S26 Ultra Bakal Hadir dengan Kapasitas Baterai Lebih Besar? Ini Bocoran Lengkapnya!
Di wilayah yang lahan kosongnya terbatas, konsep ini menjadi solusi cerdas yakni membangun energi terbarukan di ruang yang sudah ada, tanpa perlu membuka lahan baru.
Panel surya ini ditempatkan tepat di atas bak pra-perlakuan dan bak biologis pada instalasi pengolahan limbah, dua area yang paling boros energi.
Fakta bahwa fasilitas air limbah di Eropa menyumbang lebih dari 1% konsumsi listrik membuat langkah ini punya dampak besar. Dengan menghasilkan listrik langsung di lokasi, utilitas dapat menghemat biaya operasional sekaligus menekan jejak karbon.
Pendekatan ini memaksimalkan infrastruktur yang sudah ada, menghadirkan model yang dapat ditiru kota-kota lain, terutama wilayah dengan keterbatasan lahan.
Baca Juga: Cara Booking Seat Royaltrans Jakarta, Tiket Dapat Dipesan H-3 hingga 30 Menit Sebelum Berangkat
Dengan kapasitas terpasang 3 MWp, instalasi ini mampu menghasilkan 3–3,4 GWh listrik per tahun sehingga cukup untuk menyuplai sekitar 700 rumah.
Struktur atap ini menggunakan desain ringan bertumpu kabel, terinspirasi dari teknologi kereta gantung. Panel non-kaca digantung menggunakan kabel tegangan tinggi, sehingga material yang diperlukan jauh lebih sedikit dibandingkan panel surya konvensional.
Pemasangan pun dibuat efisien. Truss besar dirakit di tanah dan baru kemudian diangkat ke posisi final, mengurangi risiko keselamatan kerja sekaligus meminimalkan gangguan di area pengolahan limbah di bawahnya.
Keunggulan lain yang membuat proyek ini unik adalah kemampuannya untuk melipat secara otomatis. Ketika angin kencang atau salju lebat datang, seluruh panel akan masuk ke posisi aman.
Baca Juga: Kupas Tuntas Kelebihan dan Kekurangan Vivo X300 Pro, Desain Baru dan Kamera Lebih Canggih
Fitur ini tidak hanya memperpanjang usia instalasi, tetapi juga mengurangi beban struktural. Selain itu, fleksibilitas ini menjawab hambatan yang biasanya muncul pada solusi solar floating.
Bak pengolahan limbah membutuhkan akses penuh untuk inspeksi dan perawatan. Dengan sistem HORIZON, atap dapat ditarik sepenuhnya, memberikan ruang 20 meter dan ketinggian hingga 7 meter untuk akses maksimal.
Proyek foldable solar roof di Uetendorf menjadi contoh konkret bagaimana energi terbarukan dapat diintegrasikan dengan infrastruktur yang sudah ada, tanpa mengorbankan fungsi utamanya.
Bagi daerah padat dan industri yang kekurangan lahan, inovasi seperti ini bisa menjadi landasan desain masa depan. Swiss tidak hanya menunjukkan keunggulan teknologi, tetapi juga membuka jalan menuju masa depan energi bersih yang lebih cerdas dan efisien.***

Share this article
Atap surya lipat 20.000 m² di fasilitas limbah Swiss hasilkan 3–3,4 GWh per tahun. Teknologi HORIZON ini efisien lahan, ringan, bisa melipat saat cuaca buruk, dan tidak mengganggu operasional.