AYOJAKARTA.COM - Belakangan ini pemimpin spiritual Tibet Dalai Lama menuai kecaman publik setelah sebuah video tersebar luas di sosial media.
Dikutip ayojakarta.com dari pengguna Twitter India dengan akun @AnujAsokan pada Rabu (12/4/2023), memperlihatkan cuplikan video tak pantas saat Dalai Lama meminta seorang anak untuk mencium di bibirnya dengan menjulurkan lidah.
Dalam unggahan tersebut juga dituliskan komentar dari si pemilik akun bahwa perilaku yang dilakukan oleh Dalai Lama tersebut sangat aneh dan melewati batas perilaku pedofilia.
"Dalai Lama melewati batas perilaku pedo. Sangat aneh & menjijikkan. Perilaku ini tidak akan pernah diterima dalam masyarakat yang berjuang secara moral," tulis akun @AnuhAsokan.
Beberapa warganet juga memberikan komentar senada dengan si pemilik akun, mereka banyak yang berpendapat apa yang dilakukan oleh Dalai Lama merupakan perilaku yang tidak sepantasnya.
"Aku merasa buruk untuk anak itu," tulis akun @lovelyginny11.
"Benar-benar menjijikkan!" tulis akun @Endless_bliss.
"Seorang pemimpin agama dapat membuat kita melakukan apa saja dan kita tidak mempertanyakan tetapi kita sebagai manusia perlu memahami apa yang salah dan benar, bahkan jika pemimpin mereka meminta untuk melakukan sesuatu kita perlu menggunakan otak kita dan kemudian bertindak," tulis akun @PritamMinz4.
Setelah video tersebut viral, Dalai Lama melalui website resminya www-dalailama-com menyampaikan permintaan maafnya kepada anak tersebut dan keluarganya.
Dalam permintaan maafnya, Dalai Lama mengatakan bahwa hal itu merupakan cara lugu dan lucu yang sering dilakukannya untuk menggoda orang yang ditemuinya.
Berikut pernyataan resmi Dalai Lama:
"Sebuah klip video telah beredar yang menunjukkan pertemuan baru-baru ini ketika seorang anak laki-laki bertanya kepada Yang Mulia Dalai Lama apakah dia bisa memeluknya. Yang Mulia ingin meminta maaf kepada bocah itu dan keluarganya, serta banyak temannya di seluruh dunia, atas luka yang mungkin disebabkan oleh kata-katanya.
Yang Mulia sering menggoda orang yang ditemuinya dengan cara yang lugu dan lucu, bahkan di depan umum dan di depan kamera. Dia menyesali kejadian itu".***

Share this article
Videonya dihujat masyarakat dunia, Pemimpin Spiritual Tibet Dalai Lama akhirnya sampaikan permintaan maaf.