JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Tiga mesin pompa dikerahkan untuk menyedot banjir yang masih merendam Perumahan Green Ville, Tanjung Duren, Jakarta Barat.
"Kami memanfaatkan tiga mesin pompa untuk mengurasnya. Kalau tidak hujan lagi, semoga sore ini bisa bebas dari banjir," kata Koordinator Tim Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta yang menguras banjir di Gerbang Blok H Green Ville, Eko Deny, Sabtu (4/1/2020).
Setiap mesin pompa yang dioperasikan memiliki kapasitas sedot 200 liter air per detik. Dengan tiga mesin yang beroperasi, air yang dikuras mencapai sekitar 600 liter per detik.
Ketika pengurasan dilakukan, ketinggian air yang tadinya mencapai 1 menter tampak mulai surut.
"Sekarang kita perkirakan tinggal 50 sentimeter lagi. Pompa akan dioperasikan sampai lokasi perumahan bisa kering," katanya.
Air yang sudah disedot kemudian dibuang menuju mesin pompa Mangga Raya dan dari pompa itu diteruskan ke Kali Sekretaris.
Sampai tadi malam, Perumahan Green Ville masih digenangi banjir dengan ketinggian air antara 1-2 meter.
Wilayah yang masih terendam antara lain di Blok R, S, V, W, dan X. Banyak rumah mewah tenggelam bersama mobil dan motor di garasi dan di depan rumah.
Share this article
Setiap mesin pompa yang dioperasikan memiliki kapasitas sedot 200 liter air per detik.